Asuransi Syariah

Prudential Syariah Hadirkan Kanal Sharia Knowledge Centre, Jadi Rujukan Literasi Keuangan Syariah

Prudential Syariah meluncurkan kanal Sharia Knowledge Centre. Membantu meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi syariah masyarakat Indonesia.

Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Presiden Direktur Prudential Syariah Omar Sjawaldy Anwar (tengah) bersama dengan Chief HR, Community Investment, Risk & Compliance Officer Indrijati Rahayoeningtyas (kiri) dan Chief Financial Officer Paul Setio Kartono (kanan) saat acara peluncuran Sharia Knowledge Centre di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan sebuah kanal bernama Sharia Knowledge Centre (SKC) yang dapat diakses di www.shariaknowledgecentre.id.

SKC menjadi kanal yang didedikasikan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi syariah masyarakat Indonesia serta medium kolaborasi seputar perekonomian dan keuangan syariah

“SKC ini hadir untuk memberikan platform yang mudah diakses untuk semua orang agar bisa mengakses semua informasi yang dibutuhkan untuk mereka yang ingin memahami lebih lanjut apa sih itu keuangan syariah,” ujar Head of Product Development Prudential Syariah, Bondan Margono saat momen peluncuran Sharia Knowledge Centre (SKC) di Menteng, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Bondan menambahkan, bahwa SKC memilki pilar informasi, literasi, inovasi, dan kolaborasi. Adapun kanal khusus SKC dibagi menjadi empat bagian penting, yaitu edukasi, regulasi dan data, penelitian dan pengembangan, serta bincang syariah.

“Ada tiga hal utama yang ada di SKC, yaitu pertama informasi dan edukasi. Jadi teman-teman kalau mau mencari rujukan terkait ekonomi syariah itu ada semua di SKC, mau perbankan, investasi, asuransi itu ada semua,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa di SKC, masyarakat dapat mengakses informasi tentang ekonomi syariah dalam bentuk info grafik, video dan lain-lain.

Presiden Direktur Prudential Syariah Omar Sjawaldy Anwar (tengah) bersama dengan Chief HR, Community Investment, Risk & Compliance Officer Indrijati Rahayoeningtyas (kiri) dan Chief Financial Officer Paul Setio Kartono (kanan) saat acara peluncuran
Presiden Direktur Prudential Syariah Omar Sjawaldy Anwar (tengah) bersama dengan Chief HR, Community Investment, Risk & Compliance Officer Indrijati Rahayoeningtyas (kiri) dan Chief Financial Officer Paul Setio Kartono (kanan) saat acara peluncuran "Sharia Knowledge Centre": Kanal Literasi, Inovasi, dan Kolaborasi Seputar Ekonomi Syariah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat Selasa (27/9/2022). (Wartakotalive.com/Henry Lopulalan)

“SKC ke depan akan kerja sama lebih lanjut dengan mitra-mitra SKC, misalnya IPB University nanti bisa kerja sama untuk dibuatkan kurikulum syariah,” ucap Bondan.

Terkait perekonomian syariah, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Manajemen Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (ME KNEKS) Sutan Emir Hidayat mengatakan, perekonomian syariah memiliki resiliensi yang baik dan berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Terlihat dari jumlah aset keuangan dan industri keuangan non-bank (IKNB) syariah yang terus meningkat, begitu juga dengan pendapatan kontribusi unit usaha yang tumbuh 11,5 persen (yoy) di semester I 2022.

Meski demikian, pertumbuhannya masih belum optimal, seperti pangsa pasar asuransi syariah yang tercatat baru 5,3 persen di akhir 2021.

“Tentunya berbagai tantangan harus diatasi agar perekonomian syariah dapat berkembang dengan pesat, di antaranya terkait inklusi dan literasi, hingga diferensiasi produk-produk syariah yang masih sangat terbatas,” ungkap Emir dalam kesempatan yang sama.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Internasionalisasi, Kerjasama dan Hubungan Alumni IPB University, Dodik Ridho Nurrochmat berharap dengan hadirnya SKC, dapat menarik minat generasi milenial untuk memahami lbih jauh seputar keuangan syariah.

“Kita perlu literasi melalui cara-cara milenilal. Nah SKC yang ramah dengan milenial ini mungkin akan menarik anak muda untuk melek syariah,” sebut Dodik.

Guna mendukung SKC berkontribusi dalam perekonomian syariah, di momen peluncuran ini, Prudential Syariah mengukuhkan kolaborasi dengan dua mitra pertamanya yaitu ME KNEKS dan IPB University yang disahkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Sejumlah program telah disiapkan untuk melalui SKC, di antaranya materi pembelajaran ekonomi syariah, riset ekonomi syariah, forum dan acara ekonomi syariah, hingga berbagai kegiatan promosi dan aktivasi literasi keuangan syariah.  

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved