Kejuaraan Dunia Perahu Motor F1

Pertama Kali Diadakan di Indonesia, Ini Perbedaan F1H20 di Danau Toba dan di Negara Lain

Indonesia resmi ditetapkan menjadi tuan rumah ajang kejuaraan dunia perahu motor formula satu atau yang dikenal dengan F1 H2O.

Wartakotalive/Alfarizy Ajie Fadhilah
Raimondo Di San Germano, Direktur F1 H20, saat ditemui usai konferensi pers di kawasan Sarinah, Jakarta, Selasa (27/9/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Indonesia resmi ditetapkan menjadi tuan rumah ajang kejuaraan dunia perahu motor formula satu atau yang dikenal dengan F1 H2O.

Danau Toba akan menajadi lokasi gelaran bergengsi di ajang balap perahu motor yang akan diselenggarakan pada 24-26 Februari tahun depan itu.

Dalam kalender 2022, F1H20 digelar pada beberapa tempat, yaitu Macon(Perancis), San Nazzaro (Italia), Olbia (Italia), Sharjah (UAE).

Raimondo Di San Germano, Direktur Marketing H20 mengatakan ada beberapa perbedaan pada ajang F1 H2O di Danau Toba.

Menurutnya, yang menjadi pembeda gelaran F1H20 di Danau Toba dan di tempat lain adalah karena Danau Toba berada di dataran tinggi.

Oleh sebab itu, menurut Raimondo, akan menjadi tantangan bagi pembalap dan tim yang akan berpartisipasi di ajang tersebut.

"Perebedaan yang terbesar adalah dataran tinggi, biasanya kami race di Sea Level," kata Raimondo usai konferensi pers F1 H20 di kawasan Sarinah, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

"Jadi ini akan menjadi tantangan yang baru bagi tim untuk mencari mesin yang cocok untuk balapan di ketinggian itu," lanjutnya.

Tak hanya itu, masih menurut Raimondo, dengan Danau Toba yang berada di dataran tinggi, tentu akan memengaruhi tekanan udara maupun kualitas oksigen

"Kualitas oksigen juga akan berubah sedikit mengikuti ketinggian, itu akan menarik untuk dilihat," tutur Raimondo.

Tak hanya itu, Raimondo juga menyebut ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh danau yang terletak di Provinsi Sumatera Utara itu.

Baca juga: Babak 1, Indonesia Unggul Cepat atas Curacao Hingga Turun Minum

Setelah sebelumnya telah berkunjung ke Danau Toba, ia mengatakan akan kembali berkunjung bersama tim dari Union Internationale Motoantique (UIM).

"Saya akan ke sana dengan rekan saya dari UIM dan tim logistik untuk kunjungan final. Tempatnya menjadi satu dari yang terbaik, airnya segar dan sangat tenang dan kami membutuhkan air yang tenang. Ini akan menjadi sangat bagus," ucap Raimondo.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved