Kapten Koboi Jalanan di Tol Jagorawi Ditahan 20 Hari di Sel Tahanan Militer Cimanggis

Oknum TNI yang melakukan aksi koboi jalanan dengan menodongkan pistol ke pengendara di Tol Jagorawi ditahan 20 hari di Sel Tahanan Militer Cimanggis.

instagram @indonesiadailynet
Oknum TNI yang melakukan aksi koboi jalanan dengan menodongkan pistol ke pengendara di Tol Jagorawi ditahan 20 hari di Sel Tahanan Militer Cimanggis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang oknum TNI yang melakukan aksi koboi jalanan menodongkan pistol ke pengendara di Tol Jagorawi menuju Jakarta akhirnya ditahan.

Komandan Puspom TNI Laksda TNI Nazali Lempo mengatakan, anggota TNI berinisial Kapten AS itu ditahan selama 20 hari di Sel Tahanan Militer Cimanggis.

Penahanan yang dilakukan mulai 21 September 2022 dilakukan untuk keperluan penyidikan dugaan pelanggaran yang dilakukan Kapten AS.

"Tersangka Kapten AS ditahan di Sel Tahanan Militer Cimanggis dalam rangka proses penyidikan oleh Puspom TNI," ujar Nazali dalam keterangannya, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Jadi Orang Pertama Tiba di TKP Kasus Brigadir J, Ipda Arsyad Daiva Gunawan Disanksi Demosi 3 Tahun

Menurut Nazali, Puspom TNI masih terus mendalami aksi arogansi penodongan pistol yang dilakukan oleh Kapten AS ke pengenda lain di Tol Jagorawi arah Jakarta.

"Terkait kejadian di tol itu, untuk hasil pemeriksaan sedang berjalan," kata Nazali.

Sebelumnya, video seorang oknum TNI menodongkan pistol saat mengendarai mobil berpelat dinas di Jalan Tol Jagorawi, Cipayung, Jakarta Timur menuju Jakarta viral di media sosial.

Dalam video yang dinarasikan terjadi pada Minggu (18/9/2022), mobil yang dikendarai AS terlihat hendak menyalip dari sebelah kanan dan terhalangi oleh kendaraan lain di depannya.

Baca juga: Orangtua Pelaku Minta Belas Kasih, Mahasiswi yang Dianiaya Istri Ojol Bakal Cabut Laporan

Mobil itu kemudian berpindah ke sebelah kiri dan pengemudi langsung membuka kaca. Sesaat kemudian, pengemudi mengeluarkan benda diduga pistol dan menodongkannya ke arah kendaraan yang hendak disalip itu.

Kepala Unit Patroli PJR Tol Jagorawi Ipda Leonardus Alvin mengatakan, berdasarkan rekaman video, pengemudi yang menodongkan pistol itu emosi karena tidak diberi jalan oleh kendaraan di depannya.

"Dari mobil berpelat dinas mau mendahului, tetapi tidak diberikan jalan, sehingga mengakibatkan emosi, kemudian mengakibatkan penodongan senjata dari mobil berpelat dinas," kata Alvin kepada wartawan, Senin lalu.

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved