Kenaikan Harga BBM

Ganjar Pranowo Minta Mahasiswa agar Ikut Andil Mengawasi Pembagian Bantuan Subsidi BBM ke Masyarakat

Ganjar Pranowo siap memfasilitasi mahasiswa yang mau turun mendampingi masyarakat, di dalam pembagian bantuan pengalihan subsidi BBM.

Editor: Panji Baskhara
Tribun Timur
Ilustrasi - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ajak mahasiswa turun ke lapangan mengawasi penyaluran atau pembagian bantuan kompensasi atau pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat. 

WARTAKOTALIVE.COM  - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ajak mahasiswa turun ke lapangan mendampingi penyaluran atau pembagian bantuan kompensasi atau pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat.

Di lokasi, Ganjar Pranowo mengaku siap memfasilitasi mahasiswa yang mau turun mendampingi masyarakat, di dalam pembagian bantuan pengalihan subsidi BBM.

"Mahasiswa demo ke sana boleh enggak? Bentuk demonya mendampingi saat pembagian. Saya ajak anda, turun bareng saya. Siapa mahasiswa yang berani turun untuk mengawasi pembagian BLT?"

"Saya undang Anda setelah ini, saya ajak turun. Demo Anda adalah untuk mengawasi, mengecek bahwa pembagiannya benar"

Baca juga: Berkunjung ke Pulau Nias, Ganjar Pranowo Diberi Hadiah Alat Musik Khas Nias Tutuhao

Baca juga: Ganjar Pranowo Dikalungi Kain Ulos oleh Warga Kota Medan saat Finish Lomba Lari Marathon

Baca juga: Ganjar Pranowo Ditemani Menantu Jokowi Bobby Nasution Temui Mahasiswa, Ada Apa?

Saya fasilitasi. Demo juga tetapi bentuknya lain," kata Ganjar Pranowo di dalam Diskusi Panel Dinamika dan Strategi Menghadapi Dampak Pengalihan Subsidi BBM di Hotel Patra Jasa, Selasa (27/9/2022).

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan termasuk mahasiswa dan perwakilan driver ojek online itu, Ganjar memaparkan sejumlah data mengenai dampak kenaikan BBM.

Mulai dari penurunan PDRB yang diperkirakan sebesar 0,23 persen, perkiraan kenaikan kemiskinan Jawa Tengah sebesar 0,399 persen, penurunan konsumsi rumah tangga 0,31 persen.

Hingga, dampak terjadi pada belasan ribu nelayan kecil, para petani, dan pelaku transportasi baik online maupun konvensional.

"Kita sampaikan secara terbuka, pengangguran akan naik, kemiskinan punya potensi meningkat, ekonomi ada kemungkinan memang menurun. Jadi situasinya enggak bagus"

"Lalu bagaimana kita merespons karena kondisinya harus direspons dengan baik maka ayo kita melakukan tindakan yang lebih jelas," kata Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar Pranowo aksi protes dan demonstrasi boleh-boleh saja dilakukan untuk menyampaikan aspirasi, asalkan tidak merusak dan saling menyakiti.

Ia bahkan membuka ruang diskusi yang sangat lebar bagi semua kalangan.

Baik mereka yang terdampak maupun yang membawa aspirasi masyarakat.

 

"Ada banyak yang bisa kita lakukan. Ini Polda kan kreatif ya, mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk bisa berdialog"

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved