Kenaikan Harga BBm

Buruh, Petani dan Mahasiswa Bersatu Tolak Kenaikan Harga BBM, Ribuan TNI-Polri Siap Mengadang

Ribuan buruh, petani dan mahasiwa bersatu menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM. Sayang, aksi mereka diadang petugas gabungan.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)
Ilustrasi - Mahasiswa saat menggelar aksi demo menolak kenaika harga BBM. Aksi itu kerap dilakukan, namun tak ada respons positif dari pemerintah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Untuk mencegah keributan, petugas gabungan TNI-Polri akan mengamankan aksi demo tolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPR/MPR RI, Selasa (27/9/2022).

Aksi unjuk rasa yang diikuti oleh buruh, petani dan mahsiswa itu untuk peringati Hari Tani Nasional 2022.

Mereka ingin menyuarakan himpitan hidup akibat kenaikan harga BBM.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin, mengatakan sebanyak 4.400 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi.

"Untuk wilayah Jakarta Pusat seluruhnya disiagakan 4.400 personel gabungan TNI-Polri," ucapnya.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan di sekitar Gedung DPR RI. Namun, pelaksanaannya bersifat situasional.

"Situasional melihat kondisi nanti di lapangan," ucap Komarudin.

Baca juga: Sektor Kesehatan dan Pendidikan Dinilai Bisa Membaik Melalui Kebijakan Pengalihan Subsidi BBM

Diketahui, bahwa Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi unjuk rasa, dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2022).

Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Muhammad Yuza Augusti mengatakan, sebanyak 5.000 peserta aksi dari BEM SI diperkirakan akan hadir. 

"Estimasi massa 5.000 orang, dan pada hari ini, rencana akan dimulai pada pukul 11.00 WIB," ujarnya.

Yuza mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut mengikuti aksi menolak kenaikan harga BBM tersebut.

"Juga mengundang seluruh elemen masyarakat lain yang ingin terlibat dalam aksi ini," ungkapnya.

Baca juga: Rapat Konsolidasi PDIP Bahas Penyesuaian Harga BBM, Ganjar Pranowo Imbau Kepala Daerah Turun Gunung

Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak beberapa hal kepada DPR RI, yakni:

Pertama, menuntut dan mendesak pemerintah untuk mengoreksi model pembangunan PSN yang tidak berpihak kepada rakyat.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved