Lukas Enembe

Tokoh Pemuda Papua Desak KPK Tegas pada Lukas Enembe: Tidak Ada yang Kebal Hukum di Indonesia!

Tokoh pemuda Papua, Martinus Kasuay, min ta KPK dan pemerintah tak lemah pada kasus dugaan korupsi Lukas Enembe.

Editor: Valentino Verry
papua.go.id
Gubernur Papua Lukas Enembe (kiri) saat masih sehat, kini sedang sakit parah setelah ditetapkan jadi tersangka kasus korupsi oleh KPK. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tokoh Pemuda Papua Martinus Kasuay mendesak KPK untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Menurut Martinus, KPK dan pemerintah harus tegas pada Lukas Enembe, sebab telah melukai rakyat Papua.

Menurutnya, sudah sewajarnya siapapun yang bersalah harus diberikan sanksi hukuman pidana sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

Martinus Kasuay mengatakan, kasus korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe merupakan kasus pribadi yang tidak ada kaitannya dengan politisasi ataupun kriminalisasi.

"Kasusnya murni kaitannya dengan hukum," kata Martinus, Minggu (25/9/2022).

Menurut Sekretaris Barisan Merah Putih ini, tidak ada masyarakat yang kebal hukum di Indonesia, meskipun orang tersebut mempunyai jabatan di pemerintahan.

Martinus berharap semua yang terlibat dalam kasus korupsi Lukas Enembe ini harus diperiksa, dan apabila ditemukan kesalahan wajib mendapatkan hukuman, serta sebaliknya akan dibebaskan apabila tidak terbukti bersalah.

Baca juga: Kuasa Hukum Minta Jokowi Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri Jika Ingin Papua Tetap Harmonis

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua untuk mengerti bahwa semua ini ada proses hukum yang berlangsung, dan tidak ada yang boleh mengganggu atas dasar kepentingan tertentu.

"Penegakan hukum kasus korupsi Gubernur Lukas Enembe harus dituntaskan karena Indonesia merupakan negara hukum," tandasnya.Sementara itu, Aloysius Renwarin, kuasa hukum Lukas Enembe memastikan kliennya tak akan menghadiri panggilan KPK, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, kondisi Lukas Enembe saat ini dalam keadaan sakit yang sangat berat.

Baca juga: MAKI Minta Lukas Enembe Buka Kasino di Papua untuk Memenuhi Hasratnya Berjudi

"Beliau jalan sudah tidak kuat jalan lima meter, langsung sesak napas, kakinya juga bengkak," ungkap Aloysius dalam Kompas Petang KOMPAS TV, Minggu (25/9/2022).

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah membuat laporan yang menyatakan kondisi kesehatan Lukas Enembe sejak Jumat (23/9/2022) lalu.

"Kami sudah bikin laporan sejak hari Jumat, beliau tidak akan hadir dalam pemanggilan di KPK nanti, hari Senin tanggal 26 (September 2022 red)," ujarnya.

Tokoh Pemuda Papua, Martinus Kasuay, minta KPK menuntaskan secara tegas kasus Lukas Enembe.
Tokoh Pemuda Papua, Martinus Kasuay, minta KPK menuntaskan secara tegas kasus Lukas Enembe. (istimewa)

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mendorong keterbukaan dari Lukas Enembe dan KPK.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved