Polisi Tembak Polisi

Ternyata karena Hal Ini Brigjen Hendra Kurniawan Belum Disidang Etik Meski Sudah Bertatus Tersangka

Brigjen Hendra Kurniawan menjadi salah satu sosok penting dalam rekayasa pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat

Editor: Feryanto Hadi
Kolase foto/Tribun Medan
Brigjen Hendra Kurniawan masuk dalam daftar tersangka pembunuh Brigadir J dengan posisinya menghasut Ferdy Sambo. Namun, dirinya belum menjalani sidang etik 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Hingga kini, Polri belum menentukan jadwal sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan di publik.

Lantaran, Brigjen Hendra Kurniawan disebut sebagai salah satu sosok penting dalam rekayasa pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang sempat digulirkan Ferdy Sambo

Diketahui, Eks Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan seusai menjadi tersangka kasus dugaan obstruction of justice penanganan kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah menyatakan bahwa alasan Brigjen Hendra Kurniawan belum disidang karena internal Polri masih menyusun tim komisi sidang etik tersebut. 

Baca juga: Vera Simanjuntak Mengaku Mendiang Brigadir J Menemuinya melalui Mimpi, Sampaikan Pesan Penting

"Karena di dalam sidang nanti ada kepanitiaan yang dibentuk. Itu untuk kepanitiannya apakah sudah disetujui atau belum nanti kami update pasti kalau sudah ada update," kata Nurul di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Selain itu, kata Nurul, salah satu saksi kunci yaitu AKBP Arif Rahman juga masih mengalami sakit.

Namun begitu, pihaknya berencana menggelar sidang etik Brigjen Hendra pada pekan ini.

"Kalau kemarin kan salah satu saksinya masih belum bisa hadir. Nah kemudian nanti kita tunggu beberapa hari kedepan seperti sudah disampaikan Pak Kadiv mudah-mudahan minggu ini bisa dilaksanakan," pungkasnya.

Baca juga: Pak Kapolri! Ibu Ini Kembali ke Penjara bersama Bayi yang Baru Lahir, Apa Kabar Putri Candrawathi?

Sebagaimana diketahui, Polri telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir J.

Ketujuh orang itu adalah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto. 

Mereka diduga melanggar Pasal 49 Juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) Juncto Pasal 32 Ayat (1) UU ITE dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Brigjen Hendra jadi saksi kunci

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, Brigjen Hendra Kurniawan menjadi saksi kunci bersama Kombes Agus Nurpatria. Keduanya diduga sebagai pihak yang menyuruh bawahannya merintangi penyidikan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved