Satpol PP Temukan 36 Bilik Indah Kosong saat Penutupan Lokalisasi Rawa Malang Cilincing

Satpol PP menemukan 36 bilik indah kosong saat menutup lokalisasi Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara sesuai dengan instruksi Pemprov DKI Jakarta.

Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
Satpol PP temukan puluhan bilik indah saat razia prostitusi di Kampung Rawa Malang Cilincing, Senin (26/9/2022) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING - Kampung Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara nampak sepi saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara lakukan razia, Senin (26/9/2022) malam.

Bahkan, suasana gang-gang yang dilansir menjadi tempat prostitusi gelap gulita tanpa penerangan listrik dan tertutup rapat dengan teralis besi.

Padahal menurut keterangan Ketua RW 010 Semper Timur Ahmad Syarifudin, wilayah Kampung Rawa Malang sebelumnya selalu ramai dengan musik menggelegar tiap malam.

Baca juga: Ratusan Personel Satpol PP Jakarta Utara Tutup Tempat Prostitusi di Rawa Malang Cilincing

"Gini, kalau dulu kita kurang suka, karena dulu itu kalau malam itu musiknya kencang-kencang, bahkan sampai ke kita kedengaran ke wilayah kita," kata Syarifudin.

"Tapi kalau sekarang kan sudah mulai jarang tuh, sudah ada yang pada dijual-jualin (rumahnya). Tinggal separuhnya lah mungkin, sekarang ya nggak begitu bising, cuman kalau dulu bising," sambungnya.

Sedangkan, Kepala Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara Yusuf Madjid atau Yuma menjelaskan pihaknya menjumpai puluhan bilik rumah dalam keadaan sepi dan tertutup.

"Tapi kita bisa melihat 36, kita lihat ini tiga blok ya. Selebihnya itu pemukiman. Tapi pemukimannya pun bertumpuk, di atasnya tempat tinggal, di bawahnya tempat usaha. Itu yang ada di tempat ini," ungkapnya.

Baca juga: Buntut Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Hutan Kota, Lokalisasi Rawa Malang Segera Ditutup

Menurut Yuma, razia prostitusi di wilayah Kampung Rawa Malang akan gencar dilakukan bahkan dengan operasi yang lebih besar lagi.

Yuma pun mengancam, akan melakukan penertiban bangunan jika digunakan untuk tempat usaha tanpa izin. 

"Malam ini pun kami melakukan tahap pertama, akan ada kelanjutan terus yang akan kami lakukan. Dan mungkin dalam waktu tidak lama kami akan melakukan operasi yang lebih besar," pungkasnya. (m38)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved