Curanmor

Pelaku Curanmor Kian Kreatif, di Kramat Jati Izin Permisi dulu ke Warga Sebelum Embat Motor

Pelaku curanmor kini makin kreatif untuk mengelabui masyarakat. Mereka tak lagi terang-terangan, tapi dengan trik cantik.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Valentino Verry
warta kota/rendy rutama
Aksi pelaku curanmor kini makin kreatif, mereka tak lagi terang-terangan tapi secara halus seperti di Kramat Jati, minta izin lewat pada warga. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jangan mudah tertipu oleh sikap sopan pada orang yang tak dikenal. Sebab, bisa saja itu cuma modus untuk mengelabui orang.

Seperti yang dilakukan dua pelaku curanmor di RT 08/ RW 15 Jalan Kambing, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Keduanya bersikap sopan dengan mengucapkan permisi ke warga sekitar saat melewati jalan itu, Sabtu (24/9/2022).

Hal tersebut disampaikan petugas keamanan RT 08, Amil (38), yang menjelaskan maling tersebut sempat mengucapkan permisi melintas kepadanya saat membawa kendaraan hasil curian.

"Kondisi itu saya lagi jaga, tiba-tiba dua orang lewat permisi sama saya, keduanya memakai sweater, ternyata mereka habis curi motor," kata Amil, Minggu (25/9/2022).

Namun, kedua pelaku melintas tidak secara bersamaan, dan hanya melintas dengan selisih waktu lebih kurang 20 detik.

Baca juga: Sudah 10 Kali Beraksi di Karawang, Pasutri Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

"Pelaku pertama lewat, berucap permisi pakai motor Honda Beat warna biru, sesudah itu, pelaku kedua yang bawa motor curian Honda Scoopy lewat dan bilang permisi juga," lugasnya.

Seusai keduanya melintas, Amil kemudian langsung merasa curiga terhadap gerak-gerik kedua pelaku.

Sebab, dirinya menilai, di lingkungan tempat bertugasnya itu hanya satu orang saja yang memiliki kendaraan sepeda motor jenis Honda Scoopy.

Baca juga: Dalam Tempo Tiga Pekan, Polres Karawang Gulung Pelaku dan Penadah Curanmor di Batujaya

Untuk kemudian, dirinya langsung menghampiri kediaman yang ia rasa memiliki kendaraan sepeda motor tersebut.

"Saya mengira di sini yang punya scoopy itu Haji Somad, lalu saya menuju ke rumah Haji Somad, ternyata di rumah itu motor scoopy-nya ada, dan tidak kehilangan," imbuhnya.

Seusai itu, ketika Amil kembali ke pos ia bertugas, dirinya sempat bingung dengan satu sikap warganya yang nampak panik.

Baca juga: Tempat Nongkrong Remaja SCBD di Dukuh Atas yang Menjadi Citayam Fashion Week Kini Rawan Curanmor

Lalu, dirinya langsung menghampiri untuk memastikan apa yang sedang terjadi kepada warganya tersebut.

"Saya samperin, ternyata motor dia (Warga) yaitu Honda Scoopy hilang, dan pelakunya benar yang saya lihat tadi," ujar Amil dengan lantang.

Di akhir penjelasannya, korban sudah melapor atas kejadian ini ke pihak jajaran kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, Amil berharap lingkungannya dapat terjaga dengan aman kedepannya, mengingat akan diterapkannya kebijakan wajib lapor terkhusus warga yang menerima tamu diwaktu jam 24.00 WIB.

"Sudah membuat laporan ke Polsek, dan kemarin pun dari pihak Polsek pun udah datang ke TKP kemarin (Sabtu, 24/9/2022)," jelasnya.

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved