Persija Jakarta

Liga 1: Persija Healthy Way Berbagi Pengetahuan Terkait Cara Hidup Ideal untuk Atlet Profesional

Di sela-sela persiapan menghadapi Persib, Persija luncurkan program terbaru yang diberi nama Persija Healthy Way.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
Liga 1: Persija Healthy Way Berbagi Pengetahuan Terkait Cara Hidup Ideal untuk Atlet Profesional
Istimewa
Logo Persija

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Persija Jakarta sedang bersiap menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, pada 2 Oktober mendatang.

Saat ini, Persija ada di peringkat keempat klasemen sementara usai mengoleksi 21 poin dari 10 penampilan.

Sedangkan, Persib ada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan raihan 16 poin dari 10 kali main.

Di sela-sela persiapan menghadapi duel bigmatch itu, Persija luncurkan program terbaru yang diberi nama Persija Healthy Way.

Baca juga: Liga 1: Jelang Hadapi Persija Jakarta, Pelatih Persib Bandung Luis Milla Bereksperimen Posisi Pemain

Baca juga: Bek Persija Ondrej Kudela Bikin Cristiano Ronaldo Mandul Gol di Laga Ceko vs Portugal

Baca juga: Liga 1: Ada di Papan Atas Klasemen Sementara, Berikut Fakta Menarik Persija di Liga 1 2022/2023

Program itu diluncurkan untuk berbagi pengetahuan terkait cara hidup yang ideal untuk atlet profesional.

Clinical Dietitian atau ahli gizi klinis Persija Jakarta, Emilia E. Achmadi, membeberkan dua hal utama untuk menunjang performa atlet di arena pertandingan.

"Kalau bicara kemenangan atau satu tim mencapai titik tertinggi, yang kita tidak lihat adalah apa yang terjadi di bawahnya. (Melihat) Performa hanya membutuhkan satu simpel segitiga," kata Emilia dikutip dari persija.id.

BERITA VIDEO: Diduga Biayai KKB, Pemuda Papua Minta PPATK Telusuri Dana Otsus yang Dikelola Lukas Enembe

"Titik yang paling atas adalah latihan setiap hari. Tetapi yang tidak orang lihat adalah bahwa latihan itu didukung oleh dua titik yang mungkin belum terpikirkan," ujar Emilia.

"Yang pertama adalah istirahat. Saya selalu mengatakan kepada atlet-atlet saya, jika kamu mau mendapatkan hasil optimal di lapangan tergantung kamu tidur sebelumnya. Tidur is not tidur bagi atlet. Tidur adalah bentuk dari pekerjaan,” tutur Emilia.

"Titik kedua yang mendukung latihan adalah energy system. You are what you eat. Kalau Anda adalah mobil biasa maka menggunakan bensin biasa. Kalau Anda mobil balap bensinnya sedikit berbeda. Kalau Anda Formula 1, tentu saja kualitas dari bahan bakarnya total yang tidak dilihat orang setiap hari,” jelas Emilia.

Dua hal itu adalah penopang utama dalam langkah seorang atlet untuk ke podium juara, namun itu saja tidak cukup.

"Mungkin kedengarannya (dua hal itu) sangat sederhana. Yang tidak sederhana adalah melakukannya setiap hari. Seberapa konsisten dan seberapa disiplinnya Anda melakukan hal yang sama," terang Emilia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved