Polisi Tembak Polisi

Kondisi AKBP AR Belum Stabil, Sidang Saksi Obstraction Of Justice Kematian Brigadir J Tetap Digelar

Mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri AKBP Arif Rahman Arifin meminta untuk tidak melanjutkan sidang di Mabes Polsi.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Divisi Propam Mabes Polri menggelar sidang obstraction of justice atas kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias J dengan saksI AKBP AR pada Senin (26/9/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

Padahal, AKBP AR sedang sakit, tetapi tetap memaksakan untuk hadir menjalani sidang sebagai saksi.

Namun karena kondisi masih belum stabil, AR memutuskan untuk tidak melanjutkan sidang di Mabes Polri.

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Nurul Azizah, mengatakan bahwa sidang tetap dilanjutkan tanpa AKBP AR.

"Jadi untuk sidang hari ini tetap berlanjut dan sampai sekarang belum selesai," kata Nurul.

Baca juga: Ferdy Sambo Segera Jalani Sidang, Ada Apa Bareskrim Polri Panggil Keluarga dan Kekasih Brigadir J?

Baca juga: Rosti Simanjuntak Sulit Melupakan Brigadir J, Dianggap Harta Paling Berharga

Baca juga: Vera Simanjuntak Mengaku Mendiang Brigadir J Menemuinya melalui Mimpi, Sampaikan Pesan Penting

Kemudian saksi yang hadir selain AKBP AR, Divisi Propam menghadirkan AKBP RS, Kompol AS, Kompol IR, AKP RS dan Briptu RM.

Namun untuk sidang Brigjen HK akan dikabarkan selanjutnya, karena belum ada jadwal pasti dari hakim sidang etik.

"Tadi hadirnya secara langsung, pada saat dimulainya sidang beliau hadir tetapi di tengah perjalanan kondisi beliau tidak stabil sehingga tidak bisa meneruskan sidang hari ini," ujar Nurul.

Sebelumnya, saksi kunci dalam pelanggaran etik eks Karo Paminal Divisi Propam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan disebut telah selesai menjalani operasi.

Adapun saksi kunci yang dimaksud adalah mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri, AKBP Arif Rahman Arifin.

BERITA VIDEO: Jadi Warga Sipil, Ferdy Sambo Akan Dipindahkan ke Mako Brimob

AKBP Arif pada beberapa waktu lalu dilaporkan sakit sehingga proses sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan diundur pekan depan.

"Saya tanya juga, baru selesai operasi yang bersangkutan," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan yang diterima pada Sabtu (24/9/2022).

Namun, belum diketahui penyakit apa yang diderita AKBP Arif.

Sehingga harus sampai menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Depok, Jawa Barat.

"Sakitnya sakit apa? dokter yang tahu," kata jenderal bintang dua itu.

Atas hal tersebut, Dedi memastikan sidang etik Brigjen Hendra akan digelar pada pekan depan.

Untuk hari pasti sidang etik berlangsung masih belum diketahui.

"informasi yang saya dapat juga, terakhir insyaAllah untuk sidang kode etik Brigjen HK akan digelar minggu depan," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved