Korupsi

DPR Papua: Kalau Dana Otsus Papua Dilahap Habis Mana Ada Pembangunan

Pihak DPR Papua buka suara terkait dugaan dana Otsus Papua senilai Rp1000 triliun yang diduga dikorupsi oleh pihak-pihak tertentu. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Kompas Tv
DPR Papua menampik adanya dugaan korupsi dana Otsus Papua 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak DPR Papua buka suara terkait dugaan dana Otsus Papua senilai Rp1000 triliun yang diduga dikorupsi oleh pihak-pihak tertentu. 

Anggota DPR Papua dari jalur Otsus, John R Gobay mengatakan bahwa dana Otsus Papua tidak dilahap habis oleh pihak-pihak tertentu. 

Hal itu disampaikan John Gobay saat sambangi Komnas HAM pada Senin (26/9/2022). 

Dalam keterangannya, John Gobay mengaku kecewa dengan narasi-narasi korupsi dana Otsus Papua. Sebagai pengelola dana Otsus Papua, John Gobay menampik hal tersebut. 

"Kami sampaikan statement-statement yang sampaikan dana Otsus seakan-akan kami korupsi, tidak! dana itu kami gunakan, kami DPR Papua yang sahkan dan susun Perdasus penggunannya," ucap John Gobay dikutip dari Kompas tv. 

John Gobay memastikan bahwa penggunaan dana Otsus Papua sudah sesuai dengan amanat undang-undang di mana dalam pengelolaannya dibuat Perdasus 2013. 

Pejabat di Papua itu juga mengklaim bahwa penggunaan dana Otsus diberikan untuk sejumlah program di Papua yang dirasakan masyarakat.  

Baca juga: Mahfud MD Siap-siap Perintahkan Polri, Kejaksaan, dan KPK Usut Dugaan Penyelewengan Dana Otsus Papua

"Jadi keliru disebut kami buat penyimpangan luar biasa yang disampaikan oknum-oknum di Jakarta. Saya lihat ini upaya sadar membentuk opini seakan-akan kami orang Papua tidak mampu membangun tanah Papua," bebernya.

John Gobay pun membanggakan perkembangan pesat Papua ketimbang 30 tahun lalu sebelum dana Otsus diadakan. 

Menurut Politisi Partai Gerindra itu, apabila seluruh dana Otsus dilahap habis semua maka tidak akan ada pembangunan di Papua seperti saat ini. 

"Bisa lihat apa yang terjadi 30 tahun lalu dengan hari ini, tentu banyak berbeda, banyak perubahan terjadi, jadi kalau itu dilahap habis dari mana duit kita bangun pembangunan di Papua," bebernya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved