100 Hari Kinerja Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Ini Penilaian Pelaku Usaha Kelapa Sawit

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit  Indonesia atau GAPKI memberi penilaian atas 100 hari kinerja Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan.

Istimewa
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Pelaku usaha kelapa Sawit memberikan penilaian atas kinerja 100 hari Zulkifli Hasan menjadi Menteri Perdagangan. 

Zulhas juga menyebut, kinerjanya telah menjadikan perkembangan inflasi year on year Agustus 2022 masih di level aman yaitu 4,69 persen dengan kisaran target tahun  2022  pada rentang 2-4 persen.

Baca juga: Meski Produksi Kelapa Sawit Turun, Teladan Prima Agro Catat Kenaikan Laba Bersih 488,2 persen

Kedua adalah surplusnya neraca perdagangan dan peningkatan volume ekspor. Neraca perdagangan Januari sampai Agustus terhitung surplus Rp 34,92 miliar.

Sedangkan total ekspor Januari hingga Agustus Rp 194,60 miliar. Angka ekspor itu meningkat sekitar 34,42 persen dibandingkan tahun 2021.

Ketiga keberhasilan Kemendag dalam penandatanganan IUAE-CEPA (Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement). Hasilnya, tarif bea masuk dari yang tadinya 25 persen menjadi 0 persen.

Keempat, Kemendag mengklaim berhasil menindak sejumlah barang yang tidak sesuai standar dan ketentuan. Ada tiga penindakan, di antaranya penyegelan produk baja yang tidak sesuai standar senilai Rp 41,68 miliar. 

Baca juga: BPK Temukan 2,9 Juta Hektar Perkebunan Kelapa Sawit Tanpa Izin, Legislator PKS: KLHK Kemana Saja?

Lalu Kemendag memusnahkan 750 bal pakaian bekas impor senilai Rp 8,5 miliar. Sementara itu inspeksi produk hewani ex-impor pelanggar aturan senilai Rp 120,5 miliar.

Kelima terkait integritas Kemendag, Zulhas telah menandatangani  memorandum of understanding (MOU) penegakan hukum dan pencegahan korupsi bersama dengan Kejaksaan Agung untuk lebih meningkatkan akuntabilitas birokrasi Kemendag.

Sejumlah asosiasi turut hadir dan mendukung  Mendag Zulhas saat memaparkan kinerjanya dalam 100 hari di Kantor Kementerian Perdagangan, kemarin. Mereka antara lain, Asosasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit  Indonesia atau GAPKI, PT RNI, dan Bulog.
 

 


 
 

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved