Pilpres 2024

Mantan Politisi Partai Demokrat Ingin Duet Anies-SBY Imbangi Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024

Mantan politisi Partai Demokrat memunculkan ide gila, duet Anies-SBY di Pilpres untuk adang Prabowo-Jokowi.

Editor: Valentino Verry
Kompas Images/Kristianto Purnomo
Mantan politisi Partai Demokrat ingin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung secara nyata, mendampingi Anies Baswedan sebagai capres-cawapres di Pilpres 2024 untuk mengimbangi Prabowo-Jokowi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wacana gila jelang Pilpres 2024 terus bermunculan. Hal ini tentu bikin bingung masyarakat.

Setelah muncul wacana menduetkan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi menjadi pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024, kini ada yang baru Anies Baswedan-Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Wacana gila itu dilontarkan mantan politisi Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardika, Minggu (25/9/2022).

Menurut Pasek, jika Prabowo-jokowi benar jadi capres-cawapres di Pilpres 2024, maka akan terjadi ‘partai KO’, artinya kedua tokoh itu akan menang mutlak, tanpa ada yang bisa mengimbangi.

Karena itu, Pasek yang kini menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara, ingin SBY turun gunung dalam bentuk  nyata, yakni menjadi cawapres.

Menurut Pasek, saat ini elektabilitas Anies Baswedan sangat tinggi, jika dipasangkan dengan SBY maka akan meroket.

Baca juga: Puan Maharani Tersanjung Ada Dewan Kolonel yang Berjuang Mengangkat Elektabilitasnya di Pilpres 2024

"Kita kan lagi dengar nih isu Prabowo-Jokowi, nah ini momentum bagus juga Pak SBY bisa jadi wakil presidennya siapa," ucap Pasek dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022).

"Nah, kalau Pak Prabowo-Jokowi maju, siapa yang bisa jadi lawan seru? Maka yang memungkinkan ya Anies-SBY, ini baru akan ada pertarungan yang... El Classico lah," imbuhnya.

Gede Pasek berpandangan bahwa pasangan Anies-SBY merupakan antitesis dari duet Prabowo-Jokowi.

"Antitesa dari pada Pak Prabowo-Jokowi, maka Anies-SBY, antitesanya, kalau itu terjadi," katanya.

Baca juga: Anies Baswedan Makin Mesra dengan Politisi PKS, Menunggu Tuah dari DPP untuk Ikut Pilpres 2024

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa lembaga survei, muncul simulasi pasangan duet antara Anies dengan Agus Harimurti Yudhoyono, putra SBY.

Namun, Gede Pasek menilai, Anies-AHY belum cukup mumpuni untuk mengalahkan duet Prabowo-Jokowi.

Pasalnya, ia melihat AHY belum cukup pengalaman dalam bidang organisasi.

"Kalau Anies-AHY berat ini, yang belum dimiliki AHY adalah menitu karier secara organisasi. Semestinya jika kemarin dia punya lobi politik yang bagus, maka dia jadi menteri, atau dia nyaleg sebagai anggota dewan, nah itu ada pematangan secara politik," katanya.

Prabowo Subianto dan Jokowi digadang-gadang maju sebagai capres-cawapres di Pilpres 2024.
Prabowo Subianto dan Jokowi digadang-gadang maju sebagai capres-cawapres di Pilpres 2024. (Instagram)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved