Wisata Jakarta

Wisata Jakarta, Sudin Parekraf Jakpus Ajak Jalan-jalan Gratis Meriahkan Hari Pariwisata Dunia

Sudin Parekraf Jakarta Pusat  mengadakan jalan-jalan gratis pada Selasa 27 September 2022 pada pukul 13.00-16.30 WIB 

Kompas.com/Ryana Aryadita
Ilustrasi - Sudin Parekraf Jakarta Pusat ajak jalan-jalan gratis pada Selasa 27 September 2022 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wisata Jakarta kali ini mengajak jalan-jalan gratis dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia atau Hari Pariwisata Internasional pada Selasa 27 September 2022. 

Dalam rangka memeriahkan Hari Pariwisata International 2022,  Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif - Sudin Parekraf Jakarta Pusat  mengadakan jalan-jalan gratis pada Selasa 27 September 2022 pada pukul 13.00-16.30 WIB 

Pilihan rute 

Rute 1: Gereja Katedral - Masjid Istiqlal - Mahkamah Agung - Taman Pandang Istana - Mahkamah Konstitusi - Museum Nasional 

Rute 2 : Balaikota - Jakarta Smart City - Perpustakaan National - Patung Thamrin - Patung Arjuna Wijaya - Kementrian Pariwisata - Kementerian Pertahanan - Museum Nasional.

Pendaftaran bit.ly/HariPariwisataInternasional 

Peseta akan mendapat makan siang boks, t-shirt, goodie bag, snack serta menghadiri pameran Central Jakarta Through Lens diadakan Sudinparekraf Jakarta Pusat.

Baca juga: Wisata Kepulauan Seribu, Kenal Lebih Jauh Pulau Pramuka yang Identik Elang Bondol

Buruan daftar karena peserta terbatas. 

Apa sih Hari Pariwisata Internasional? 

Setiap tahun, penggiat pariwisata di seluruh dunia memperingati World Tourism Day atau Hari Pariwisata Dunia yang dicanangkan oleh Organisasi Pariwisata Dunia atau UNWTO (United Nations World Tourism Organization).

Nah, hari yang istimewa itu diperingati setiap tahunnya untuk mendorong perkembangan pariwisata di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Hari Pariwisata Dunia ini telah diperingati selama lebih dari 40 tahun, tepatnya sejak 27 September 1980.

Hari istimewa ini ditetapkan oleh UNWTO pada tanggal 27 September sebagai peringatan terhadap pengadopsian Statuta UNWTO pada tahun 1970 di tanggal yang sama, sebuah pencapaian yang sangat luar biasa untuk pariwisata dunia pada saat itu.

Beranjak dari dampak negatif kondisi pandemi COVID-19 terhadap ekonomi dan sosial di berbagai negara, dari yang sudah maju sampai yang sedang berkembang, rakyat yang terpinggirkan menjadi salah satu kelompok yang paling dirugikan selama pandemi ini berlangsung.

Di tahun 2021, UNWTO berkeinginan untuk merevitalisasi pariwisata di seluruh dunia untuk menggiatkan pemulihan dan pertumbuhan.

Hal ini dianggap sangat penting untuk dilaksanakanagar  seluruh kalangan dapat mendapatkan manfaatnya secara adil. 

Uniknya, penentuan tanggal tersebut juga ternyata sangat cocok dengan mulainya musim libur di belahan bumi bagian selatan dan berakhirnya musim libur di belahan bumi bagian utara.

Di Hari Pariwisata Dunia tahun 2021, UNWTO memilih buat memberikan sorotan penuh terhadap “Pariwisata untuk Pertumbuhan Inklusif”.

Pada kesempatan ini, UNWTO ingin mengajak seluruh orang untuk melihat pariwisata lebih dalam lagi, bukan hanya sekadar angka dan statistik, melainkan juga para penggiat yang ada di balik itu semua. 

 

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved