Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia

Presiden Jokowi Minta Pemain Timnas Garuda INAF Main Tanpa Beban di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi

Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia tampil di Piala Dunia setelah lolos dengan status runner-up grup di kualifikasi wilayah Asia di Banglades

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews/Alfarizy Ajie Fadhilah
Ketua Umum PSAI, Yudhi Yahya 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia akan tampil di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi atau Piala Dunia WAFF (World Amputee Football Federation) yang berlangsung di Turki pada 1 sampai 9 Oktober 2022.

Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi setelah lolos dengan status runner-up grup di kualifikasi wilayah Asia di Bangladesh.

Garuda INAF, julukan Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, tergabung dalam Grup C bersama Inggris, Argentina, dan Amerika Serikat.

Timnas Garuda INAF akan bertanding di Turkiye Futbol Federasyonu Riva, Istanbul, Turki.

Jelang event sepak bola itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima para pemain Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia.

Baca juga: Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Ditargetkan Masuk 10 Besar Piala Dunia WAFF di Turki

Baca juga: Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Waspadai Inggris di Fase Grup C Piala Dunia WAFF 2022

Baca juga: Jelang PD, Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Tunggu Kepastian Uji Coba Lawan Jepang dan Polandia

Presiden Jokowi kaget dengan pencapaian Timnas Garuda INAF itu karena berhasil melaju ke Piala Dunia Sepak Bola Amputasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Federasi Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI), Yudhi Yahya.

"Kemarin dua hari lalu, kami baru saja diterima oleh Presiden Jokowi dan beliau cukup kaget dengan yang menjadi capaian kami untuk mendapat tiket ke Piala Dunia," kata Yudhi di Wisma Duta Wiyata, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022).

Nantinya, Presiden Jokowi juga ingin melihat permainan Aditya dan kawan-kawan berlaga pada 30 September hingga 9 Oktober 2022.

BERITA VIDEO: Tujuh Tahun Menjanda, Denada Ngaku Mulai Kesepian dan Butuh Pasangan Hidup

Yudhi menuturkan, orang nomor satu di Indonesia itu bahkan turut memberikan uang saku kepada para pemain.

Menurutnya, hal itu agar pemain lebih termotivasi umtuk mencetak prestasi di kancah dunia.

"Tentunya beliau juga merasa penasaran bagaimana sih melihat pertandingannya dan dalam pertemuan kemarin, selain pelepasan secara resmi, bapak Presiden juga menambahkan uang saku bagi para pemain," ujar Yudhi.

"Ini mungkin menjadi spirit, motivasi bagi pemain untuk bisa lebih semangat lagi nantinya untuk bermain," terang Yudhi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved