Polisi Tembak Polisi

Pak Kapolri! Ibu Ini Kembali ke Penjara bersama Bayi yang Baru Lahir, Apa Kabar Putri Candrawathi?

Hingga kini, tersangka pembunuh Brigadir J, Putri Candrawathi tidak ditahan dengan alasan subjektif dari penyidik

Editor: Feryanto Hadi
Tangkapan layar Kompas.tv
Seorang narapidana kembali melanjutkan masa hukuman di Rutan Perempuan Surabaya usai melahirkan bayinya 

Untuk itu, Sigit nantinya akan menekankan kepada anggotanya untuk menerapkan SOP yang sama terhadap ibu-ibu lainnya yang sedang tersangkut hukum.

"Saya kira ini memang menjadi keputusan yang mungkin tidak populer di mata publik, tapi bagi saya juga minta kepada penyidik terkait dengan hal-hal seperti ini sebaiknya memiliki SOP kedepan yang sama."

"Sehingga terhadap masyarakat-masyarakat atau kelompok-kelompok rentan dalam tanda kutip juga mendapatkan SOP yang sama, sehingga kemudian tidak menjadi masalah yang selalu dibanding-bandingkan, khususnya diproses kepolisian," lanjut Sigit.

Baca juga: Putri Candrawathi Buka Suara soal Rekening Pakai Nama Bripka RR dan Brigadir J, Begini Penjelasannya

Tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J
Tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J. Meminjam istilah 'Ojo Dibandingke' yang kini viral usai dinyanyikan penyanyi cilik Farel Prayoga, kata itu tepat menggambarkan permintaan Kapolri soal penanganan kasus Putri Candrawathi. (Kolase Foto Kompas.com)

Lebih lanjut terkait kabar tidak ditahannya Putri Candrawathi berkat negosiasi, Sigit menampiknya.

Menurut Sigit, Polisi hingga saat ini masih konsisten untuk menegakkan hukum.

"Kalau terkait kewenangan Ferdy Sambo yang tersisa (untuk bernegosiasi tidak menahan Putri Candrawathi), saya kira dengan hukuman maksimal yang nanti akan diberikan pada Ferdy Sambo tentunya itu menjadi bukti bahwa tidak ada kewenangan Ferdy Sambo tersisa yang kemudian membuat penyidik menjadi ragu-ragu (dalam menuntaskan kasus Ferdy Sambo)."

"(Kewenangan itu) lebih kepada pertimbangan-pertimbangan subyektif yang tadi kita sampaikan dan juga hal-hal yang mungkin lebih bersifat ke kemanusiaan karena ada rekomendasi-rekomendasi dari pihak eksternal (agar tidak dilakukan penahanan kepada Putri Candrawathi)," terang Kapolri Sigit.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved