Polisi Tembak Polisi

Pak Kapolri! Ibu Ini Kembali ke Penjara bersama Bayi yang Baru Lahir, Apa Kabar Putri Candrawathi?

Hingga kini, tersangka pembunuh Brigadir J, Putri Candrawathi tidak ditahan dengan alasan subjektif dari penyidik

Editor: Feryanto Hadi
Tangkapan layar Kompas.tv
Seorang narapidana kembali melanjutkan masa hukuman di Rutan Perempuan Surabaya usai melahirkan bayinya 

Termasuk disampaikan kembali oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ihwal tak ditahannya Putri Candrawathi..

Diketahui, Putri Candrawathi menjadi satu-satunya tersangka pembunuhan Brigadir ;J yang tak ditahan polisi.

Salah satu alasannya yakni karena alasan subjektif penyidik yang menangani istri Ferdy Sambo.

Putri Candrawathi, kata Kapolri Sigit, dinilai kooperatif dalam pengungkapan kasus.

Baca juga: Harga Sudah Deal, Hotman Paris Hampir Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Batal karena Amukan Istri

Ia juga telah mendapatkan rekomendasi dari Komnas Perempuan untuk mendapatkan perhatian khusus.

Oleh karena pertimbangan itu, penyidik pun tidak melakukan penahanan kepada Putri Candrawathi.

"Ini juga menjadi salah satu pertimbangan dari penyidik ya, memang ada pertimbangan-pertimbangan subjektif yang itu menjadi kewenangan penyidik sepanjang tersangka tersebut kooperatif dan kemudian saya melihat memang ada rekomendasi dari Komnas Perempuan terhadap kondisi psikologi kesehatan si putri yang dalam tanda kutip perlu ada perhatian khusus dari rekomendasinya," ujar Kapolri Sigit dikutip dari Metro Tv, Senin (19/9/2022).

Selain itu, alasan lainnya karena Putri Candrawathi masih memiliki anak yang masih balita.

"Kemudian juga terkait dengan apakah dia menghalang-halangi penyidikan ataukah kemudian ingin mengulangi lagi, tentu itu menjadi pertimbangan-pertimbangan oleh penyidik," jelas Kapolri.

Kendati tidak dilakukan penahanan kepada Putri Candrawathi, namun pihaknya tetap harus wajib lapor sekali dalam dua minggu.

"Kemudian penyidik mengambil keputusan untuk mencekal yang bersangkutan dan memberikan kesempatan Wajib Lapor dua minggu sekali (kepada Putri Candrawathi)," jelas Sigit.

'Ojo Dibandingke'

Kapolri sangat mengerti, tidak semua masyarakat terima atas keputusan putri Candrawathi tidak ditahan.

Tentu cerita Putri Candrawathi ini akan dibanding-bandingkan dengan ibu-ibu lain yang juga dipenjara sekalipun memiliki anak kecil.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved