Kerap Bikin Konten di Instagram, Influencer Ini Digandeng Singapura untuk Promosikan Kuliner

Hartanto sebagai influencer media sosial dibalik akun Instagram @hungryfever sudah dikenal di industri food and beverage hingga digandeng Singapura.

Istimewa
Nama Hartanto sebagai influencer media sosial dibalik akun Instagram @hungryfever sudah dikenal di industri food and beverage hingga digandeng Singapura untuk promosikan kulinernya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nama Hartanto sudah dikenal sebagai seorang influencer media sosial terutama pada industri food and beverage. Pasalnya Hartanto adalah sosok dibalik akun Instagram @hungryfever.

Ide kreatif Hartanto tentang kuliner dengan cara mengunggah video-video memasak nan simpel berdurasi kurang dari 1 menit, membuat konten-konten di akun Instagram miliknya banyak disukai.

Kerja kerasnya menjadikan ia pernah jadi partner Singapore Tourism Board untuk mempromosikan kuliner Singapura di Indonesia. Tak hanya itu, Ia juga menjadi talent di YouTube Creator Camp.

"Berbicara tentang kuliner Singapore pasti nggak bisa lepas yang namanya makanan ala hawker. Kebanyakan orang Singapore makan di hawker, bukan cuma tourist aja," ujarnya, berdasarkan siaran tertulis, Sabtu (24/9/2022).

Baca juga: Jelang Tampil di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi, Timnas Garuda INAF Matangkan Taktik

Menurut Hartanto, tren bisnis kuliner Indonesia maupun perspektifnya tentang industri kuliner di negara tetangga kini telah menjadi lifestyle di sana dari sebelumnya dari sekadar tren.

"Sejak Michelin sudah masuk di Singapore, kebanyakan hawker sangat menjaga kualitas makanannya agar dinilai baik oleh Michelin dan nilai yang baik akan menguntungkan hawker-nya itu sendiri dari segi penjualan," lanjut Hartanto.

Hartanto menambahkan bahwa saat ini sangat mudah untuk mencari makanan enak di hawker Singapura. Tipsnya cari yang ngantri panjang dan logo michelin guide star-nya.

Bahkan di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, hawker tetap banyak peminat karena dari harganya yang bersahabat dan cita rasa nya lebih otentik.

Baca juga: Bela Anies Baswedan, Gerindra Sebut Pulau G Diarahkan sebagai Permukiman karena Ikuti Perpres

"Menurutku hawker di Indonesia juga nggak kalah enak makanannya. Cuma sayang Michelin belum masuk ke Indonesia. Saya yakin dengan adanya Michelin, industri kuliner di Indonesia pasti akan lebih maju," ujarnya.

Hartanto sendiri menceritakan dirinya adalah lulusan Jurusan Ekonomi Fakultas Manajemen Universitas Tanjungpura dengan cum laude yang mengawali karir sejak tahun 2015 lalu.

"Saya sendiri adalah seorang yang antusias terhadap industri food and beverage yang sudah saya tekuni sejak tahun 2015 sampai sekarang," kata Hartanto.

“Terlebih lagi saat pandemi saya sering membuat konten untuk mengedukasi ke masyarakat bahwa siapa saja bisa masak dengan konten masak simple dibawah satu menit,” katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved