Berita Depok

IKPI Depok Gelar PPL Outing 2022 di Cisarua Bogor, Arif Budiman Sampaikan Hal Ini

Ketua IKPI Cabang Depok Nuryadin Rahman sebut IKPI Depok gelar PPL Outing 2022 di Cisarua Bogor. Arif Budiman sampaikan hal Ini.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
IKPI Depok Gelar PPL Outing 2022 di Cisarua Bogor, Arif Budiman Sampaikan Hal Ini 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - IKPI Depok gelar PPL Outing 2022 di Cisarua Bogor, Arif Budiman sampaikan hal Ini.

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Depok menyelenggarakan Program Pelatihan Berkelanjutan (PPL) Outing 2022 di Cisarua, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang berlangsung dari 23 - 25 September 2022 diikuti oleh sekitar 75 (tujuh puluh lima) anggota IKPI dari cabang Depok dan cabang-cabang lain di luar Depok.

Baca juga: Anggota DPR Sebut Ultah ke-57 IKPI Jadi Momentum Draft UU Konsultan Pajak Dilanjutkan

Demikian disampaikan Bachtiar Dewantara, Sekretaris IKPI Cabang Depok.

Ketua IKPI Cabang Depok, Nuryadin Rahman, mengatakan, belakangan ini banyak masukan dan saran yang diterima oleh pengurus.

Hampir semua anggota IKPI Depok menginginkan dimulainya kembali pembahasan tentang Rancangan Undang-Undang Konsultan Pajak (RUU KP) yang beberapa tahun lalu sempat masuk prolegnas DPR RI.

Keinginan tersebut bukanlah tanpa sebab, selain karena memang jumlah konsultan pajak di negeri ini masih terlalu sedikit jika dibandingkan dengan pegawai dirjen pajak.

Perbandingan jumlah konsultan pajak di Indonesia hanya 25 persen dari jumlah pegawai dirjen pajak.

"Di Jepang,  jumlah pegawai pajak kurang lebih 30,000 sedangkan  jumlah konsultan pajaknya lebih dari 60,000," kata Nuryadin.

Menurut Nuryadin, profesi konsultan pajak sangat dibutuhkan sebagai mitra dirjen pajak dalam ikut berperan serta mensosialisasikan peraturan-peraturan  pajak yang sangat dinamis.

Diketahui sistem pemungutan pajak di Indonesia adalah Sistem Self Assesment yang mana perhitungan pajak diserahkan sepenuhnya kepada wajib pajak

Kemudian peran konsultan pajak sangat dibutuhkan dalam mendampingi wajib pajak agar wajib pajak dapat menghitung, membayar dan melaporkan pajaknya  dengan benar, sehingga timbul kepatuhan wajib pajak Ketika sudah patuh tentunya penerimaan negara akan meningkat.  

Baca juga: Jari Kaki Wanita di Depok Terjepit Kursi Hingga Dievakuasi Damkar

Diketahui saat ini hampir 80 persen Penerimaan negara kita  dari sektor perpajakan. Oleh karena itu RUU Konsultan Pajak sangat diperlukan menjadi Undang-undang Konsultan Pajak agar konsultan pajak mendapatkan kepastian hukum dalam menjalankan tugasnya.

Arif Budiman, seorang praktisi perpajakan, memberikan masukan terkait RUU Konsultan Pajak, bahwa konsultan pajak harus bersatu, semua asosiasi yang menaungi konsultan pajak mendekati para pengambil kebijakan politik baik di legislatif maupun eksekutif.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved