Persija Jakarta

Temmy Meliana Wanita Satu-satunya Pendiri Jakmania, Kampanyekan No Asap di Tribun Saat Nonton Bola

Yuk kenalan dengan salah satu pendiri The Jakmania, seorang wanita yang merupakan satu-satunya dari 40 pendiri suporter Persija Jakarta

Wartakotalive/Yulianto
Temmy Meliana, salah satu pendiri The Jakmania saat ditemui Wartakotalive.com di Stadion Patriot Candrabaga Bekasi 

Selain itu, Tauhid Ferry juga yang mencetuskan hadirnya Jak Angel.

"Pencetus nama Jak Angel itu salah satu pendiri The Jakmania juga yakni bung Ferry, kami sebutnya kalau pendiri itu GM 02, karena dibawahnya mas Gugun Gondrong, dia (Ferry) yang mencetuskan karenakan saat itu lagi terkenalnya film Charlie's Angel. Kalau kami dengar Angel itu kan cantik ya ibaratnya mau orangnya bagaimana juga kalau udh dengar Angel cantik," jelas dia.

Baca juga: Ikut Tur Tandang ke Bantul, Jak Angel Risnah Mayliana Pernah Kena Teror Oknum Suporter

Perempuan yang mengenakan selempang kebanggaan Persija Jakarta ini juga menuturkan satu tahun berjalannya The Jakmania juga masih sangat sedikit anggotanya.

"Awal anggota hanya 40 orang, benar-benar pendirinya dulu terus berlanjut di tahun 1998, kami mulai buka pendaftaran banya baru ratusan anggota saja. Saat itu juga kaosnya benar-benar yang sederhana sekali.

Anggotanya masih sedikit karena kan bedanya Jakarta dengan kota-kota lain, Jakarta itu heterogen semua suku ada di Jakarta bayangkan tidak semua orang Jakarta itu mendukung Persija, ada Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta tetapi dukungnya tim lain, tim daerahnya.

Kebayangkan susahnya, dua tahun saja itu belum sebanyak ini. ini ketika 25 tahun bisa sebanyak ini sudah ribuan saya masih tak menyangka merinding," ungkap dia.

Ibu satu anak ini melanjutkan, banyak pengalaman yang tak terlupakan saat ia menonton laga Persija Jakarta pada waktu itu.

Ia mengaku pernah mendapatkan timpukan batu mengenai kepalanya hingga dirinya tak sadarkan diri.

"Pada saat pertama menonton Persija Jakarta melawan ke Persikab Bandung, saya lupa tahun berapanya. Awalnya itu kan kami ditempatkan di tribun barat, tribunnya itu tidak terlalu tinggi. Jadi kalau misalkan ada yang menimpuk dari luar terus kan masuk dan saya saat itu sedang nyanyi, lagi teriak, pokoknya lagi heboh mendukung," jelas dia.

"Terus tiba-tiba batu sebesar kepalan tangan kena kepala saya bunyinya kencang juga, langsung saya jatuh saat itu. Akhirnya yang lain langsung membentangkan banner besar sekali agar tidak kena timpukan lagi. Saya terus dievakuasi pakai trontonnya polisi sampai Padalarang," imbuhnya.

Demi mendukung klub bola kesayangannya, perempuan yang tinggal di Jagakarsa, Jakarta Selatan itu juga rela menonton pertandingan seorang diri.

"Saya pernah menonton sendiri, saat Persija Jakarta melawan Persib di Stadion Siliwangi tahunnya saya juga lupa tapi tanggalnya saya ingat 14 Februari.

Saat itu, Persija menang 3-1. Tetapi, saat Persija gol saya diam saja karena saya takut kena massa, saya memang niat sekali ingin menonton. Sempat ragu sebenarnya, kayak saya berani tidak ya. Padahal di tas saya oranye semua waktu itu, entah kenapa saat itu saya tidak diperiksa jadi aman," ungkap dia.

Temmy juga menjelaskan kegiatan-kegiatan positif The Jakmania selain menyaksikan pertandingan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved