Bank DKI Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Gedung Yayasan Media Amal Islami Jakarta

Bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebagai modal pembangunan gedung baru yayasan yang berlokasi di Jalan Aselih, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI, Babay Paridz Wazdi menyerahkan dana CSR Bank DKI kepada Ketua Umum Yayasan MAI, Ustaz Fathi Ihsan, Kamis (22/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM — Yayasan Media Amal Islami (MAI) Jakarta menerima dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp75 juta dari Bank DKI pada Kamis (22/9/2022).

Penyerahan CSR tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI, Babay Paridz Wazdi kepada Ketua Umum Yayasan MAI, Ustaz Fathi Ihsan.

Rencananya, bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebagai modal pembangunan gedung baru yayasan yang berlokasi di Jalan Aselih, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ketua Umum Yayasan MAI, Ustaz Fathi Ihsan mengungkapkan bahwa gedung baru yang akan dibangun memiliki bangunan setinggi 4 lantai.

“Biaya pembangunan gedung baru diperkirakan sekitar Rp4,7 miliar. Untuk itu, kami menggalang dana dari infaq atau donasi berbagai pihak yang tergerak menjadi bagian dari program-program pendidikan dan kemandirian para dhuafa Yayasan MAI. Sehingga bantuan yang diberikan Bank DKI sangat membantu kami agar bisa segera mewujudkan pembangunan,” ujar Ustaz Fathi Ihsan dalam pernyataan resminya.

Baca juga: Siapkan Kader Unggul, Generasi Muda PDI Perjuangan Tangsel Donasi Produk Nucleus Farma

Baca juga: Piala Dunia 2022: Profil Timnas Tunisia, Asa Tim Penggembira

Baca juga: Elektabilitas Terus Menanjak, Relawan Yakin 99 Persen Megawati Bakal Dukung Ganjar Jadi Capres

Sementara itu, Babay Parid Wazdi selaku Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI mengatakan bahwa sebagai perbankan yang fokus pada kesejahteraan masyarakat Jakarta, maka Bank DKI punya peran penting dalam mengakomodir kebutuhan berbagai lembaga non profit seperti Yayasan MAI.

“Tiap tahun kami rutin menyalurkan CSR yang dananya disisihkan dari laba. Penyaluran pun diberikan atas aspirasi masyarakat dan tentunya kami lakukan background check terlebih dulu. Terkait bantuan kepada Yayasan MAI, kami berharap dana yang diberikan bisa meringankan biaya pembangunan gedung baru bagi asrama yatim dan dhuafa,” terang Babay Parid Wazdi.

Menurutnya, Bank DKI saat ini memiliki sejumlah program yang menyentuh langsung kalangan anak-anak kurang mampu di tingkat sekolah dasar dan menengah sampai ke jenjang mahasiswa, serta golongan masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, Kartu Lansia, dan fasilitas lainnya, Pemprov bersama Bank DKI menggelontorkan anggaran Rp4 triliun per tahunnya. Selain itu, bagi anak-anak yang menjadi yatim lantaran ayahnya meninggal akibat pandemi Covid-19, kami ada Kartu Peduli Anak Yatim dengan besar bantuan Rp300 ribu per bulan. Semoga para yatim di Yayasan MAI Jakarta sudah terfasilitasi dengan kartu ini,” imbuh Babay.

Baca juga: Pimpin Rapim Evaluasi Anggaran, Ini yang Disampaikan Pj Bupati Bekasi

Baca juga: Polri Bilang Penjual 26 Juta Data Polisi di Forum Gelap Bukan Hacker Bjorka, tapi Orang Usil

Baca juga: Diguyur Hujan 1 Jam, Masjid dan Puskesmas di Tangerang Selatan Terendam Banjir

Sebagai informasi, hingga kini Yayasan Media Amal Islami (MAI) menaungi dan memfasilitasi pendidikan lebih dari 500 anak yatim dan dhuafa.

Didirikan oleh almarhum KH Aslih Ridwan, M.Ag, Yayasan MAI tersebar di lima wilayah binaan yakni Jakarta, Cianjur, Curug, Gunung Sindur, dan Serang.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved