Kenapa Calon Pengganti Lili Pintauli Diuji Kelayakan dan Kepatutan Lagi? Ini Jawaban Komisi III DPR

Arsul mengatakan, Komisi III akan ditugaskan oleh pimpinan DPR untuk menindaklanjuti surat presiden (surpres) yang dikirim.

Editor: Yaspen Martinus
Twitter @sa******
Komisi III DPR bakal menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap dua calon pengganti Lili Pintauli Siregar sebagai pimpinan KPK. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komisi III DPR bakal menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap dua calon pengganti Lili Pintauli Siregar sebagai pimpinan KPK.

"Dalam pikiran kami, terus terang ini belum kita putuskan, karena memang penguasanya secara formal belum disampaikan kepada Komisi III."

"Itu tentu kami akan mengadakan kembali fit and proper test," kata anggota Komisi III DPR Arsul Sani kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Masih Tahap Penyelidikan, KPK Bantah Besok Bakal Gelar Ekspose Kasus Formula E

Arsul mengatakan, Komisi III akan ditugaskan oleh pimpinan DPR untuk menindaklanjuti surat presiden (surpres) yang dikirim.

Arsul memahami ada pertanyaan seputar uji kelayakan dan kepatutan pengganti Lili.

"Barangkali ada pertanyaan, lah dulu kan sudah fit and proper test?"

Baca juga: KPK Jadwalkan Periksa Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin 26 September di Jakarta

"Dulu kan itu keadaan tiga tahun yang lalu. Kita kan tidak tahu persis apakah dua orang calon itu setelah tiga tahun masih memenuhi syarat atau tidak sebagai capim KPK?"

"Itu yang harus kami dalami dalam fit and proper test itu."

"Setelah fit and proper test, karena memang KPK ini bukan persetujuan, tapi pemilihan, ya tentu kami akan pilih nanti satu di antara dua," paparnya.

Baca juga: Setelah Muncul Dewan Kolonel Pendukung Puan Maharani, Relawan Ganjar Bakal Deklarasikan Dewan Kopral

Soal dua nama yang disebut bakal mengisi posisi Lili, yakni Johanis Tanak dan I Nyoman Wara, padahal keduanya tak meraih suara di voting pada 2019 lalu, Arsul beralasan pihaknya saat itu berkeyakinan ada calon lain di antara 10 nama yang ada.

"Kemudian ada yang mendapatkan suara meskipun kecil sehingga tidak terpilih," ucap Arsul.

Maka, Waketum PPP itu mengatakan sekarang pihaknya akan kembali memilih satu di antara dua nama tersebut untuk mengisi posisi Lili.

Baca juga: Dewan Kolonel Dinilai Bentuk Penegasan PDIP Bakal Usung Puan Maharani Jadi Capres

"Jadi kami lihat kembali, mana di antara dua ini yang paling baik."

"Bisa jadi kalau kita bicara paling baik, setiap fraksi atau anggota punya perspektif yang berbeda," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved