Berita Regional

Sebut Hakim Masih Obyektif di Kasus Ade Yasin, Arsul Sani: Kalau Tidak Terbukti Jangan Dipaksakan

Arsul Sani meminta agar majelis hakim melihat kasus yang menjerat Ade Yasin secara obyektif.

Editor: Feryanto Hadi
ist
Ade Yasin menangis saat memberikan keterangan sebagai terdakwa dalam sidang dugaan suap auditor BPK di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Senin (5/9/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-Proses hukum terhadap Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin sudah memasuki tahap persidangan.

Jaksa KPK menuntut kepada hakim agar menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara dengan denda Rp100 juta dan subsider enam bulan kurungan kepada Ade Yasin.

Meski demikian, dalam pembacaan pledio pada Senin (19/9/2022) lalu, Ade Yasin menyebut bahwa dirinya tidak terlibat dalam kegiatan penyuapan auditor BPK Jawa Barat.

Apalagi, kata Ade,  dari 39 saksi yang dihadirkan Jaksa KPK dan dua saksi ahli saat memberikan keterangan di persidangan menyebutkan kalau Ade Yasin tak terlibat serta tidak ada intruksi untuk melakukan suap.

"Semuanya clear, tak ada perintah, tak ada instruksi dan tak ada pengondisian dari saya. Jika keadilan sudah terbuka lebar, mengapa saya dituntut bertanggung jawab atas perbuatan yang tidak saya lakukan?" ungkap Ade Yasin sambil terisak-isak menangis, dikutip Warta Kota dari Tribun Bogor.

Ia meyakini majelis hakim akan objektif dalam memberikan putusan.

Baca juga: Bacakan Pledoi Sambil Menangis, Ade Yasin: Saya Tidak Terbukti Terlibat, Semoga Hakim Tergugah

Pasalnya, 39 saksi yang dihadirkan Jaksa KPK dan dua saksi ahli memberikan keterangan di persidangan bahwa Ade Yasin tak terlibat. Terdakwa lainnya bahkan mengaku tidak mendapat perintah dari Ade Yasin dalam melakukan dugaan suap.

"Jika melihat fakta persidangan tidak ada satu saksi pun yang mengatakan bahwa saya terlibat dalam perbuatan tersebut, lalu dimana letak kesalahan saya?" tuturnya.

Atas dasar itu, Ade Yasin meminta kepada hakim agar membebaskan dirinya dari segala macam tuduhan, dakwaan dan tuntutan.

"Demi Allah, saya tidak menyimpan niat lain, kecuali hanya ingin meminta keadilan bahwa saya tidak pernah melakukan perbuatan yang didakwakan kepada saya oleh Jaksa Penuntut Umum," kata Ade Yasin.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved