Liga Voli Indonesia 2022

Persiapan Hampir Rampung, Hanny S Surkatty Sebut Liga Voli Indonesia 2022 Bisa Dihadiri Penonton

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia akan menggelar kompetesi voli tingkat nasional, yaitu Divisi Utama dan Divisi Satu.

Tribunnews/Alfarizy Ajir Fadhilah
Ketua Bidang III PP PBVSI, Hanny S Surkatty, (tengah) saat konferensi pers di SCTV Tower, Jakarta, Rabu (21/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Bidang III Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Hanny S Surkatty menyebut gelaran Liga Voli Indonesia (Livoli) 2022 sudah hampir selesai.

Kompetesi voli tingkat nasional itu terdiri dari dua divisi, yaitu Divisi Utama dan Divisi Satu (Kejurnas Antarklub).

"Sampai sejauh ini, persiapannya sudah boleh dibilang 99 persen. Jadi persiapanny sudah oke semua," kata Hanny usai konferensi pers di SCTV Tower, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

"Yang membedakan sekarang dengan lalu adalah karena ini habis Covid-19. Jadi, harus lebih hati-hati dan taat protokol kesehatan. Hal-hal itu saja. Semuanya, berjalan lancar," ujar Hanny.

Baca juga: PP PBVSI Gelar PLN Mobile Proliga 2022 di Padepokan Voli Sentul Tanpa Penonton

Baca juga: Liga Voli Indonesia 2022 Siap Digelar, Bisa Dihadiri Penonton

Baca juga: Kehadiran Diana Sastra Bikin Ribuan Warga Nonton Turnamen Voli di Pasirukem Karawang

Hanny menerangkan bahwa gelaran ini bisa dinilmati langsung oleh masyarakat Indonesia yang datang langsung ke lokasi maupun yang menyaksikan di layar kaca melalui siaran televisi swasta (Moji) dan layanan streaming vidio.

Dua kompetisi itu bergulir di lokasi yang berbeda, Divisi Satu akan dilangsungkan di GOR Debes, Tabanan, Bali, 25 September hingga 2 Oktober mendatang.

Untuk Divisi Utama, akan berlangsung di empat arena di daerah Jawa Tengah, yaitu di GOR Tawangalun, Banyuwangi untuk babak reguler.

BERITA VIDEO: Mahfud MD Siap Pasang Badan Ungkap Kasus Lukas Enembe

Pada babak reguler selanjutnya akan berlangsung di GOR Sritex Arena Solo pada 18-23 Oktober 2022, lalu untuk babak final four dan partai pamungkas akan berlangsung di GOR Kimageti, Magetan 4-10 November dan 12-13 November.

Nantinya, para tim itu akan mendapatkan dana subsidi sebesar Rp 10 Juta untuk tim Divisi Utama dan Rp 15 Juta bagi tim Divisi Utama.

Bagi tim yang berhasil masuk ke babak final four (empat terbesar) akan mendapatkan subsidi sebesar Rp 25 juta.

"Untuk hadiah itu sebenarnya uang pembinaan. Total senilai Rp500 juta dan ada subsidi untuk di divisi satu itu sebesar Rp 10 juta dan untuk reguler divisi utama itu Rp15 juta. Dan untuk final four dan final sebesar Rp25 juta/klub," terang Hanny.

"Jadi cukup besar juga perbedaannya dibandingkan dengan dahulu. Dulu itu tidak ada subsidi dan hadiahnya hanya sebesar Rp 200 juta," tutur Hanny.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved