Korupsi

Lukas Enembe Bikin Malu Demokrat, Benny K Harman: Otomatis Lepas Jabatan di Partai

Gubernur Papua yang juga fungsionaris Partai Demoktat, Lukas Enembe, berhasil mencoreng citra partainya. Hal ini sangat disesali para kader.

Editor: Valentino Verry
papua.go.id
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harmann, menyesali sikap Gubernur Papua Lukas Enembe yang tak mematuhi aturan partai yakni tak boleh korupsi. Maka secara otomatis akan dipecat dari partai. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe mencoreng citra Partai Demokrat yang kini sedang berjuang memperbaiki.

Hal itu sangat disesali pengurus partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ni.

Seperti diketahui Lukas Enembe tersandung kasus korupsi dan kini menjadi tersangka yang ditetapkan oleh KPK.

Menanggapi itu Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman mengatakan, semua kader partainya yang terlibat kasus korupsi secara otomatis harus melepaskan jabatan dari pengurus partai.

"Tradisi kami di Demokrat, begitu ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi, siapapun dan apapun jabatannya dalam partai harus legowo melepaskan jabatannya di partai," kata Benny saat dihubungi, Selasa (20/9/2022).

Benny menegaskan partainya tidak akan melindungi bagi kadernya yang terlibat kasus korupsi.

"Partai tidak melindungi siapapun yang kena kasus korupsi," ujarnya.

Sebelumnya, KPK membenarkan telah menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Baca juga: Aliran Dana Mencurigakan Gubernur Papua Lukas Enembe Capai Rp560 Miliar, Masuk ke Kasino

Dia menjadi tersangka berdasarkan aduan dari masyarakat.

Lembaga antikorupsi menegaskan penetapan tersangka ini adalah murni sebagai penegakan hukum.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved