Penculikan

Lokasi Penculikan dan Penganiayaan Wartawan Dilakukan di Bekasi Kantor PSSI, Ditutup Garis Polisi

Olah TKP dan pemasangan garis polisi dilakukan di kantor Asosisasi Futsal Karawang (AFK) atau bekas kantor PSSI Karawang

Wartakotalive/Muhammad Azzam
Polres Karawang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi dugaan penculikan dan penganiayaan dua wartawan di Karawang, Jawa Barat 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG -- Polres Karawang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi dugaan penganiayaan dan penculikan wartawan di Karawang, Jawa Barat.

Olah TKP dan pemasangan garis polisi dilakukan di kantor Asosisasi Futsal Karawang (AFK) atau bekas kantor PSSI Karawang di lingkungan Stadion Singaperbangsa, Karawang yang diduga menjadi lokasi penculikan dan penganiayaan.

"Iya sudah kami sudah olah TKP dan dipasang garis polisi sejak Selasa (20/9/2022) malam," singkat Kasat Reskrim Polres Karawang AKP, Arief Bastomy.

Polres Karawang membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan penculikan dan penganiayaan wartawan oleh oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Karawang.

Baca juga: Kronologi Penculikan 2 Wartawan, Katanya Disuruh Pejabat Karawang Usai Launching Persika 1951

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono mengatakan tim khusus itu dibentuk untuk menyelidiki kasus penyulikan dan penganiayaan seorang wartawan dan pegiat media sosial.

Dua orang wartawan diduga disekap dan dianiaya oknum PNS di Karawang, Jawa Barat.
Dua orang wartawan diduga disekap dan dianiaya oknum PNS di Karawang, Jawa Barat. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Tim tersebut akan bekerja secara ekstra agar kasusnya bisa ditangani dengan cepat.

"Senin malam kami telah menerima laporan dari korban mengenai kasus itu. Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim membentuk tim khusus," kata Aldi kepada awak media pada Selasa (20/9/2022).

Dia menegaskan, pihaknya akan mendalami kasus tersebut sesuai aturan yang berlaku.

Siapapun yang terbukti bersalah bakal diproses tanpa pandang bulu.

"Intinya kami akan mendalami kasus ini, sehingga nantinya siapapun yang terbukti bersalah tentunya akan kami proses," ucapnya.

Baca juga: Lolos dari Penculikan, Begini Kondisi Terakhir Bocah FF di Kabupaten Bogor

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved