Musik

Badai Garap Album Karya Terbaik 'Cinta Hidup dan Wanita', Tandai 23 Tahun Berkarya di Industri Musik

Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia dengan merilis album Cinta, Hidup dan Wanita.

Warta Kota/Irwan Wahyu Kintoko
Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita' di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia.

Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita'.

Album lagu berisi karya-karya terbaik Badai itu dirilis Rabu (21/9/2022) sore.

Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai (kanan) merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita' di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).
Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai (kanan) merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita' di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022). (Warta Kota/Irwan Wahyu Kintoko)

"Album ini merupakan kumpulan karya terbaik saya yang coba dirangkum menjadi 11 lagu hits dan sebuah lagu baru yang saya nyanyikan sendiri," kata Badai di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu.

Lagu-lagu yang dihadirkan Badai di album terbarunya itu antara lain berjudul Aku Cuma Punya Hati, Bila Rasaku Ini Rasamu, Melamarmu, hingga Lagu Rindu.

Ada pula lagu Tapi Bukan Aku, Cinta Datang Terlambat, Jangan Rubah Takdirku, hingga Mengenangmu, Demi Cinta, Kejujuran Hati, Kita Pasti Bahagia dan Sepanjang Usia.

Baca juga: Rilis Single Baru, Band Kerispatih Tidak Bubar Meski Ditinggalkan Badai dan Sammy Simorangkir

Baca juga: Pernah Dipopulerkan Band Kerispatih Tahun 2000-an, Tami Aulia Nyanyikan Ulang Lagu Rindu

Lagu-lagu tersebut adalah lagu yang terpantau puluhan juta views di YouTube maupun streaming digital serta menempati tangga lagu dan airplay tinggi di radio-radio Indonesia.

Badai mengajak para penyanyi berkarakter, seperti Elmatu, Regina Ivanova, Dudi Oris, Mytha Lestari, Arizky dan Sharen Fernandez, Rayen Pono, Cynthia Gabriella, Ricky Rantung, TRU dan Indah Kus.

Para penyanyi kondang tersebut diminta Badai untuk menyanyikan ulang lagu-lagu hits ciptaannya.

Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita' di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).
Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita' di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022). (Warta Kota/Irwan Wahyu Kintoko)

Di album ini, Badai bertindak sebagai produser dan music director, dibantu musisi-musisi hebat, antara lain Maya Hasan (harpa), Didiet Violin, Tommi Pratama (saxophone), Rio Alief dan Deva Harststeen (drums).

Ikut membantu Badai, yakni Bona Ambarita (bass), Rega Dauna (harmonika), Dennis Nussy (vocal director), Alden Luhukay, Ari Akono, Lucky Barus (gitar), Muhammad Fitri dan Rio Exo (vocal track solution) dan Achi Harjakusumah (orchestrator).

Badai juga mengajak Budapest Scoring Orchestra dan merekamnya langsung dari Budapest, Hongaria.

Baca juga: for Revenge Ingin Wujudkan Mimpi Setelah Rilis Album Perayaan Patah Hati, Konser hingga Garap Film

Baca juga: Glenca Chysara dan Rendi Jhon Nyanyikan Cinta Sampai Surga, Ade Govinda: Anthem Lagu Pernikahan

"Semoga saya masih bisa melanjutkan terus tradisi lagu-lagu cinta ini dengan kesederhaan hati dan ketulusan rasa untuk semua yang selalu mencintai karya-karya saya," kata Badai.

Badai memulai karier profesionalnya di musik Indonesia sejak 1999.

Jauh sebelum membentuk Kerispatih pada 2003, Badai identik dikenal dengan lagu-lagu bertema romantis dengan ornamen musik yang megah serta harmonis.

Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita' di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).
Musisi Doa Di Badai Hollo yang populer bernama Badai merayakan 23 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perayaan berkarya Badai, yang pernah menjadi keyboardis Kerispatih itu, ditandai dengan diluncurkannya album Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita' di Restoran KFC, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022). (Warta Kota/Irwan Wahyu Kintoko)

Ini telah dibuktikannya dengan banyak sekali mencetak hits yang dinikmati masyarakat musik Indonesia selama 23 tahun terakhir ini.

Sebut saja Band Kerispatih, Badai Romantic Project, Rossa, Agnez Mo, Audy, Terry, Astrid Basjar, hingga Judika, Cakra Khan, Indonesian Idol, Mytha Lestari, Maudy Ayunda, serta Andmesh Kamaleng dan Novita Dewi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved