NIK Bocor

Terkait Viral 102 Juta Data Bocor, Tri Rismaharini Sebut Kemensos Tidak Punya Data NIK e-KTP dan KK

Akun Twitter @darktracer_sebut terdapat berkas berisikan 85 GB data dari total 102.533.211 data bocor.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Sigit Nugroho
Twitter/@darktracer_int
Beberapa waktu lalu, sebuah akun Twitter @darktracer_int membuat cuitan terkait adanya 102 juta database dari masyarakat Indonesia bocor melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - Beberapa waktu lalu, sebuah akun twitter @darktracer_int membuat cuitan terkait adanya 102 juta database dari masyarakat Indonesia bocor melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Dalam unggahan itu, disampaikan bahwa terdapat berkas berisikan 85 GB data dari total 102.533.211 data bocor.

Dari data itu terdapat NIK e-KTP, KK lengkap dengan nama dan alamatnya.

Cuitan itu pun viral dan ramai di perbincangan.

Baca juga: Setelah Makan Siang di Sragen, Mendadak Menteri Sosial Tri Rismaharini Menemui Seorang Pemulung

Baca juga: Menteri Sosial Tri Rismaharini Kunjungi Keluarga Pria yang Habisi Hidupnya di Sragen

Baca juga: Menteri Sosial Tri Rismaharini Positif Covid-19 Usai Pulang dari Arab Saudi

"[PERINGATAN] Telah muncul aktor jahat yang menjual database yang mengklaim berisi 102 juta database kewarganegaraan yang bocor dari Kementerian Sosial RI,” tulis Dark Tracer dalam cuitannya di Twitter.

Menteri Sosial Tri Rismaharini pun buka suara terkait informasi yang beredar terkait adanya kebocoran data dari Kementerian Sosial berkaitan dengan NIK e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Menurut Risma, selama ini Kemensos tidak memiliki data NIK e-KTP dan KK.

BERITA VIDEO: Jokowi Pastikan Tak Ada Penghapusan Subsidi Listrik Daya 450 VA

"Yang jelas kami enggak punya data KTP dan KK," kata Tri Rismaharini di Kota Bekasi, Selasa (20/9/2022).

Wanita yang akrab dipanggil Risma itu mengaku enggan merespons lebih jauh terkait informasi yang beredar terkait kebocoran 102 juta data itu.

Risma menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki data NIK e-KTP dan KK.

Oleh karena itu, dia enggan berkomentar lebih jauh terkait apa yang beredar di media sosial.

"Nanti dikira saya nantang ya. Yang jela,  kami enggak gunakan KTP dan KK. Jadi, saya tidak punya data KTP dan KK. Saya enggak tahu ya," jelas Risma.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved