Tawuran Remaja

Polsek Jatinegara Kenakan Pasal Hukuman Penjara 12 Tahun pada Dua Remaja Pelaku Tawuran

Polsek Jatinegara tak main-main terhadap remaja bandel yang suka tawuran. Mereka mengenakan pasal maut denagn hukuman 12 tahun pada pelaku.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Valentino Verry
warta kota/rendy rutama
Kapolsek Jatinegara, Kompol Entong Raharja, merilis tangkapan dua remaja yang terbukti sebagai pelaku tawuran di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, Senin (19/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satuan Unit Reskrim Polsek Jatinegara telah menangkap total dua remaja yang terbukti merupakan pelaku tawuran di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Entong Raharja, menjelaskan, dalam tawuran tersebut telah mengakibatkan satu orang tewas yakni berinisial MH (17).

Sehingga kedua pelaku dikenakan Pasal 80 Ayat 3 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Subsider Pasal 170 Ayat 2 KUHP.

"Maksimal dipidanakan yakni 12 tahun penjara," kata Entong, Senin (19/9/2022).

Pelaku berinisial RD dan AI saat ini diketahui berusia serupa, yakni 17 tahun, dan mereka ditangkap satu hari seusai kejadian tawuran yang telah menewaskan MH pada Sabtu (17/9), sekitar pukul 01.00 WIB.

Pelaku dibekuk polisi saat berada di kediamannya, yang berlokasi di Bidara Cina, dan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.

"Mereka ditangkap tidak ada perlawanan, setelah itu, posisi kebetulan mereka sedang berada di tempat tinggalnya," lugas Entong.

Baca juga: Polresta Bogor Kota Telah Menangkap 15 Orang Terlibat dalam Aksi Tawuran yang Menewaskan Satu Orang

Saat ditangkap, polisi juga mengamankan berupa barang bukti yang digunakan mereka ketika hendak melakukan aksi tawuran.

Tidak hanya itu, pakaian korban pun juga ditemukan telah diamankan pihak para pelaku.

"Kita amankan juga berupa barang bukti dua buah celurit," tuturnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tawuran ini disebabkan karena adanya saling ejek melalui media sosial terhadap satu dengan yang lain kelompok.

Baca juga: Cegah Tawuran, Tiga Pilar Tebet Buka Pos Pantau di Dekat Underpass Manggarai

Untuk selanjutnya, mereka langsung membuat perjanjian untuk waktu dan lokasi ketika tawuran nantinya.

"Saling ejek satu dengan yang lain, terus komunikasi melalui WhatsApp (WA), selanjutnya mereka sepakati bersama untuk menentukan lokasi," imbuh Entong.

Di akhir penjelasannya, Entong mengungkapkan kedua pelaku sudah di tahan di ruang tahanan Polsek Jatinegara.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved