Advertorial

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi Minta Sejumlah SKPD Kabupaten Bekasi Tingkatkan Kinerja

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi Lydia Fransisca mengharapkan agar sejumlah SKPD di Pemkab Bekasi meningkatkan kinerjanya.

istimewa
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi, Lydia Fransisca. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG -- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi Lydia Fransisca mengharapkan agar sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkab Bekasi meningkatkan kinerjanya.

"Kegiatan pada SKPD lebih banyak bersifat seremonial berupa rapat dan pelatihan-pelatihan. Pada saat ini pun serapan anggaran APBD Kabupaten Bekasi tahun 2022 pada beberapa SKPD masih sangat kecil," ucap Lydia melalui keterangan tertulisnya, Selasa (20/9/2022).

Ia mengkritisi kinerja Dinas Ciptakarya dan Dinas Sumber Daya Air, Binamarga dan Bina Konstruksi yang terlalu lama melakukan proses lelang sehingga proyek-proyek terkesan lambat untuk dimulai pengerjaannya.

Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup (LH Kabupaten Bekasi diharapkannya menindak perusahaan pembuang limbah yang sangat merusak lingkungan.

Dalam hal ini, ia menilai seharusnya Pemda bisa lebih tegas kepada perusahaan untuk memberlakukan peraturan yang menguntungkan masyarakat yang terdampak perusakan lingkungan.

"Perusahaan-perusahaan tersebut harus memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sebagai masyarakat yang terdampak dengan memberikan prioritas terhadap penyerapan tenaga kerja, dimana selama ini masyarakat sekitar kurang terakomodir walaupun kita sudah memiliki Perda dimana 30 persen pekerja harus dari Kabupaten Bekasi, namun kita belum memiliki aturan teknis oleh Bupati," kata Lydia.

Kemudian, ia juga meminta agar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan segera menunjuk Kepala Dinas Pendidikan definitif setelah ditinggalkan Carwinda yang telah dilantik menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi yang saat ini kepala dinasnya kosong, harus mendapatkan perhatian, karena hanya dengan jalan pendidikan maka kualitas penduduknya dapat meningkat. Gedung pendidikan terutama di wilayah utara banyak mengalami kerusakan, bahkan daya tampung yang rendah sering menyulitkan pihak sekolah sehingga harus membagi shif agar anak-anak dapat belajar dengan baik," ujarnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved