Dua Calon Pengganti Lili Pintauli Sama Sekali Tak Dapat Suara dari Komisi III DPR pada 2019

Karena ada dua nama tersebut, Arsul mengatakan bakal ada fit and proper test untuk memilih satu nama.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengungkapkan dua nama yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai calon pengganti Lili Pintauli Siregar di KPK. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengungkapkan dua nama yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai calon pengganti Lili Pintauli Siregar di KPK.

"Yang saya denger kan namanya Pak Johanis Tanak kalau enggak salah, dan Pak Nyoman Wara kalau enggak salah ya, yang dari BPK ya," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Karena ada dua nama tersebut, Arsul mengatakan bakal ada fit and proper test untuk memilih satu nama.

"Kan nama dari Presiden ada dua, yang dibutuhkan satu, berarti kami harus pilih, kecuali namanya yang dibutuhkan satu yang dikirimkan satu kan, berarti kami harus kemudian menyetujui atau tidak setuju," tuturnya.

Dikirim Sejak Pekan Lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengirimkan surat (surpres) terkait pengganti Lili Pintauli Siregar sebagai Wakil Ketua KPK.

"Sudah dikirimkan (surpresnya). Ada surpresnya sudah disampaikan ke DPR," kata Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Pratikno menyebut surpres tersebut sudah dikirim sekitar satu minggu yang lalu.

Baca juga: Kabareskrim Bantah Ferdy Sambo Nikahi Si Cantik Seperti yang Dibilang Kamaruddin Simanjuntak

"Sudah semingguan," ujar Pratikno.

Namun, Pratikno enggan memberi tahu soal nama yang disetorkan Presiden Jokowi kepada DPR sebagai pengganti Lili.

"Tanya ke DPR," ucapnya.

Kerja Pimpinan Terganggu

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengaku pekerjaan pihaknya sedikit terganggu, setelah Lili Pintauli Siregar mundur.

"Tentu pimpinan KPK itu dapat terlaksana sesegera mungkin, karena kelengkapan pimpinan yang mestinya lima, saat ini empat, tentu sedikit menggangu," kata Ghufron saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved