Minggu, 26 April 2026

Anies Baswedan

Anies Baswedan Kumpulkan Pimpinan 59 Ormas di Rumah Dinas Gubernur DKI, Apa yang Dibahas?

Para pimpinan ormas yang telah hadir tampak langsung menuju dalam rumah dinas, dan tidak menggubris awak media di depan pagar.

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Leonardus Wical Zelena Arga
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar acara silaturahmi dengan pimpinan organisasi masyarakat (ormas), di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2022). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Leonardus Wical Zelena Arga


WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar acara silaturahmi dengan pimpinan organisasi masyarakat (ormas).

Acara tersebut digelar di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2022).

Dari absesi yang dilihat, sejumlah ormas yang diundang hadir yakni Aisyiah, Muslimat NU, Pejabat, Majelis Betawi, Brigade Pitung, Forkabi, Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, Paguyuban Jawa Tengah, Bang Japar, Menwa, FGMB Betawi, dan lain sebagainya 

Berdasarkan daftar hadir, terdapat 59 ormas yang dijadwalkan hadir dalam agenda silaturahmi tersebut.

Baca juga: PSI Ingatkan Kemendagri Supaya Terbuka soal Penggodokan Usulan Pj Gubernur DKI Jakarta

Berdasarkan pantauan wartakotalive.com, terparkir beberapa mobil yang dilansir milik para pimpinan ormas yang sudah hadir.

Selain itu, para pimpinan ormas yang telah hadir tampak langsung menuju dalam rumah dinas, dan tidak menggubris awak media di depan pagar.

Hingga berita ini dilaporkan, awak media masih belum diperbolehkan untuk masuk ke dalam rumah dinas.

Oleh karena itu, tujuan pertemuan tersebut masih belum bisa diinformasikan secara pasti. 

Baca juga: Kedatangannya ke Balai Kota Dianggap Sinyal Gusdurian Dukung Anies, Begini Penjelasan Yenny Wahid

Anies siap maju Pilpres

Seperti diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan berakhir pada 16 Oktober 2022.

Jelang pensiun sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies mengaku belum dipinang oleh partai politik (parpol) manapun terkait wacana maju sebagai capres pada Pilpres 2024

Anies mengatakan bahwa dia tidak akan menolak apabila memang ada parpol yang meminangnya untuk maju sebagai capres.

Lantas, ia mengibaratkan ajakan parpol terhadap dirinya sama seperti penugasan Ketua RT di tempat Anies tinggal.

"Prinsip saya selama ini, sama. Ketika ada panggilan tugas, saya contohkan Ketua RT saja manggil saya untuk tugas di kampung saya jadi pembina untuk karang taruna. Saya terima tugas itu," kata Anies pada Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Pengamat Politik Katakan Wacana Anies Baswedan Nyapres Jadi Kode Bagi Koalisi Parpol

Baca juga: Peneliti Memprediksi Elektabilitas Anies Baswedan Bakal Menurun setelah Pensiun dari Gubernur DKI

Saat ditemui di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menurut Anies, panggilan tugas itu adalah sesuatu yang normal.

Anies menjelaskan, setiap kali ada panggilan tugas tujuan utamanya adalah untuk kebaikan masyarakat.

"Maka selalu saya katakan siap. Dan itu di luar kendali saya panggilannya. Kalau di kampung, Ketua RT yang memutuskan," ujar Anies.

Hal tersebut memiliki makna bahwa wacana pencalonan Anies tergantung dari parpol yang memang ingin mengusungnya.

BERITA VIDEO: Karangan Bunga Duka Cita Penuhi Rumah Duka Azyumardi Azra

Anies mengajak masyarakat untuk menunggu hingga ia menuntaskan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Tinggal kurang lebih satu bulan lagi. Setelah itu, baru kami siapkan berikutnya," ucap Anies.

Saat ditanya perihal alasan kenapa lebih memilih berbicara dengan media asing terlebih dahulu, Anies enggan berkomentar.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak mau memberikan komentar banyak pada awak media usai mengaku menjadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Alih-alih menjawab, Anies justru mengungkapkan bahwa masa jabatannya akan selesai pada 16 Oktober 2022.

"Ini baru 16 September, kan 16 Oktober (purna tugas sebagai kepala daerah DKI Jakarta)," ujar Anies di Siloam Hospital Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (16/9/2022) pagi.

Kendati demikian, jawaban orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut berbeda ketika diwawancara Reuters.

Anies memberikan penjelasan lebih dalam ihwal rencana maju capres saat Pilpres 2024 pada media luar negeri tersebut.

"Cukup itu saja. Jawaban apapun dikutip soalnya, enggak bisa nyeletuk pula kita," ujar Anies.

Diketahui, Anies menyatakan siap maju sebagai capres dalam Pilpres 2024.

"Saya siap mencalonkan diri sebagai presiden jika ada partai mencalonkan saya," kata Anies kepada Reuters dalam sebuah wawancara di Singapura, Kamis (15/9/2022).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut dirinya berpeluang menjalin komunikasi dengan semua fraksi karena tidak terafiliasi sebuah partai politik.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved