Keracunan Gas

Sebabkan 42 Warga Pingsan Tiba-tiba, Pemkab Karawang Hentikan Produksi Pabrik PT Pindo Deli

Pemkab Karawang menghentikan sementara proses produksi pabrik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 karena telah membuat 42 warga keracunan gas kimia

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Budi Sam Law Malau
ISTIMEWA
Ilustrasi pabrik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menghentikan sementara proses produksi pabrik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 yang berada di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Senin (19/9/2022). Sebab untuk yang keempat kalinya pabrik mengalami kebocoran gas kimia saat proses produksi, sehingga mengakibatkan 42 warga sekitar lemas dan pingsan tiba-tiba, pada Rabu (14/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menghentikan sementara proses produksi pabrik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 yang berada di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Senin (19/9/2022).

Sebab untuk yang keempat kalinya pabrik mengalami kebocoran gas kimia saat proses produksi, sehingga mengakibatkan 42 warga sekitar lemas dan pingsan tiba-tiba, pada Rabu (14/9/2022).

Ke 42 warga itu sempat dilarikan ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Wawan Setiawan, mengatakan penghentian sementara proses produksi pabrik sampai dengan terpenuhinya dokumen kaitan penanggulangan bahaya besar.

"Kalau kejadian kemarin dalam dokumen itu yang bocor itu hanya 1 dari Cl 2 atau Causting Soda," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Wawan Setiawan, pada Senin (19/9/2022).

Dikatakan Wawan, pemberhentian produksi caustic soda hingga empat bulan ke depan, sambil menunggu hasil kajian dan komitmen PT Pindo Deli 2.

Baca juga: GEGER, Puluhan Warga Kutamekar Karawang Tiba-Tiba Lemas dan Pingsan Bersamaan, Diduga Keracunan Gas

Sementara itu Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memberikan dua pilihan kepada PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 imbas insiden kebocoran gas yang menyebabkan 42 warga lemas dan pingsan tiba-tiba hingga dibawa ke rumah sakit.

Dua pilihan itu katanya warga direlokasi dengan lokasi hunian yang disiapkan pihak perusahaan atau pabrik pindah dari sana.

Sebab katanya lebocoran gas di Pindo Deli 2 yang terjadi pada  pada Rabu 14 September 2022 itu bukan kali pertama, akan tetapi sudah empat kali.

"Ini (keracunan massal) bukan yang pertama. Sudah empat kali, jadi tidak bisa kami diamkan. Rakyat kami harus diperjuangkan karena ada yang masuk rumah sakit. Sudah tidak layak lagi kalau ada warga yang tinggal di situ. Mereka harus dipindahkan, perusahaan harus bangunkan rumahnya atau pabriknya pindah," kata Cellica, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup pada Senin (19/9/2022).

Baca juga: Ini Solusi Cegah Kematian karena Keracunan Gas Buang Kendaraan saat Mudik dan Arus Balik Lebaran

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved