Demo BBM Naik

Antisipasi Unjuk Rasa Kenaikan BBM, Polisi Siagakan 1.600 Personel Gabungan di Patung Kuda Jakpus

Terkait antisipasi adanya aksi unjuk rasa terkait BBM, beton dan kawat duri pun dipasang di Kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Alfian Firmansyah
Terkait antisipasi adanya aksi unjuk rasa terkait BBM, beton dan kawat duri pun dipasang di Kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Sejumlah elemen massa akan kembali menggelar aksi unjuk rasa, terkait menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Patung Kuda Arjuna, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022).

Dari pantauan wartakotalive.com di Patung Kuda Arjuna, sekira pukul 15.30 WIB, beton pembatas jalan dan kawat duri sudah terpasang. 

Pengamanan berlapis dipasang di dekat area Patung Kuda, yang bakal menjadi tempat unjuk rasa, sejumlah kendaraan taktis juga disiagakan di sekitar area demonstrasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa.

Baca juga: Adian Napitupulu: SBY Naikkan Harga BBM 240 Persen dalam 10 Tahun, Jokowi Hanya 54 Persen

Baca juga: Anggota Komisi VIII DPR Nur Azizah Tamhid Bilang Harga BBM Naik Cekik Rakyat Kecil, BLT Bukan Solusi

Baca juga: Unjuk Rasa di Kawasan Patung Kuda Menyisakan 6 Kubik Sampah Per Hari

"Untuk hari ini, kami disiagakan sebanyak 1.600 personel," kata Komarudin, Senin (19/9/2022).

Komarudin menerangkan, hanya ada satu titik yang menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

BERITA VIDEO: Banding Sidang Etik Ditolak, Ketua IPW Yakin Nasib Ferdy Sambo di Kepolisian Berakhir Hari Ini

Sedangkan, 11 titik lainnya tidak ada hubungan dengan kenaikan harga BBM.

"Kalau terkait BBM hanya satu titik, rencananya di Patung Kuda," tutur Komarudin. 

Selain itu, untuk rekayasa pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional, Jalan Merdeka Barat dari arah utara ke selatan telah dialihkan.

"Tapi dari arah selatan dan sebaliknya masih kami buka," ucap Komarudin.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved