Pemerkosaan

Gadis 12 Tahun Diperkosa dan Meninggal Dunia Tanpa Ada Tersangka, Hotman Paris Geram Turun Tangan

Gadis 12 tahun diperkosa dan kemudian meninggal dunia membuat Hotman Paris Hutapea geram dan turun tangan karena polisi belum bekuk pelaku

Akun Instagram @hotmanparisofficial
Pengacara Hotman Paris Hutapea geram dengan kasus pemerkosaan gadis 12 tahun hingga meninggal dunia di Manado namun belum ada pelaku ditahanb. Ia berjanji akan membantu mengungkap kasus ini dan meminta sang ibu menemuinya di Surabaya, dimana semua biaya transportasi dan hotel akan ditanggung Atlas Beach Club, usaha dimana Hotman menjadi salah satu pemegang sahamnya juga. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dugaan pemerkosaan terhadap gadis kecil berusia 12 tahun hingga meninggal dunia terjadi di Manado, Sulawesi Utara. Kasus ini terkuak setelah diungkapkan oleh pengacara ternama Hotman Paris Hutapea di akun Instagramnya @hotmanparisofficial, Minggu (18/9/2022).

Hotman Paris menjelaskan dari informasi yang diterimanya selain diperkosa, gadis perempuan dibawah umur itu sempat dianiaya oleh para pelaku yang menyebabkan ia dirawat di rumah sakit. 

Bahkan kata Hotman Paris sebelum meninggal dunia, si korban sempat menyebutkan siapa saja pelaku yang memperkosa dan menganiaya dirinya ke oknum aparat kepolisian. Namun kata Hotman sampai kini belum ada tersangka yang dibekuk dan ditetapkan kepolisian.

"Hotman 911 rencana semula akan Manado terkait kasus gadis dibawah umur yang diduga diperkosa setelah itu meninggal. Tapi Hotman 911 akan ada di Surabaya pada 24 September. Untuk itu ibu korban diminta datang ke Surabaya dari Manado untuk menemui Hotman. Semua biaya hotel dan transportasi akan ditanggung Atlas Beach Club, dimana Hotman menjadi salah satu pemegang sahamnya," kata Hotman.

"Sekali lagi saya mengimbau ibu korban datang. Karena katanya si korban gadis kecil sempat menyebutkan ke oknum aparat siapa saja pelakunya. Tapi kenapa belum ada yang ditahan," kata Hotman.

Dalam postingan selanjutnya tampak ada video di saat korban masih dirawat di rumah sakit dan menunjukkan pelaku di sebuah video yang diperlihatkan.

"Pengakuan cewek umur 12 tahun sebelum meningal, dijedotin kepalanya di dinding sampai cidera otak!!! 2 kali kejadian. Kejadian pertama,: diduga oleh pelaku Pertama dgn cara diancam akan dibunuhi kemudian dicabuli. Kejadian kedua, diduga dilakukan oleh pelaku Pertama dan pelaku kedua diancam pakai pisau, dijedotin didinding, dikeroyok sampai pingsan," tulis caption di video tersebut.

"Masuk rumah sakit karena pendarahan di vagina, setelah dicek, vaginanya robek. Kemudian diperiksa lebih dalam, ada pendarahan di otak. Adinda sayang: tenanglah di Alam Baka, Hotman rela terbang dan tinggalin kerjaan di Jakarta demi membongkar para jahanam pelaku!," kata caption di video.

Baca juga: Gadis 13 Tahun Diperkosa 4 Remaja Ngadu ke Hotman Paris, Kapolres Jakut Akui Tidak Tahan Para Pelaku

"Hotman yakin sahabat baik ku Bapak Kapolri akan memberi atensi kasus ini! Terimasih kpd Pimpinan Atlas Beach club bali dan W Superclub surabaya yg komit bantu Hotman 911! Ayok semua pihak bantu!!," ujar tulisan di caption selanjutnya.

Sebelumnya seorang bocah perempuan berusia 13 tahun mengaku diperkosa 4 orang pemuda di Hutan Kota Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. 

Gadis muda yang yatim piatu itu kemudian melaporkan peristiwa pemerkosaan yang menimpanya dengan ditemani kerabatnya ke Polres Jakarta Utara pada 6 September 2022 lalu.

Baca juga: Gadis 13 Tahun Yatim Piatu Diperkosa 4 Pemuda di Hutan Kota Jakarta Utara, Ngadu ke Hotman Paris

Polres Jakarta Utara kemudian membekuk 4 pelaku pemerkosaan. Namun setelah keempat pelaku dibekuk, korban dan keluarga korban mengaku terus didesak untuk berdamai oleh keluarga para pelaku.

Karena khawatir kasus pemerkosaan ini 'masuk angin', korban ditemani kakaknya mengadu ke pengacara ternama Hotman Paris Hutapea yang membuka aduan warga lewat program Hotman 911 di Kopi Johny, Sabtu (17/9/2022).

Dalam akun Instagram resminya @hotmanparisofficial, Hotman meminta Kapolres Jakarta Utara dan Kapolda Metro Jaya memberikan atensi kepada kasus ini.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved