Pilpres 2024

Anies Baswedan Berpotensi Mainkan Politik Identitas di Pilpres 2024, karena Mesra dengan Garis Keras

Pengamat politik Boni Hargens mengaku waswas terhadap Anies Baswedan yang bakal ikut Pilpres 2024, karena berpotensi mainkan politik identitas.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
WartaKota/Indri Fahra Febrina
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dianggap terlalu mesra dengan kelompok garis keras, hal ini memicu kekhawatiran adanya politik identitas pada Pilpres 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens mengaku waswas, jika Anies Baswedan ikut berkompetisi di Pilpres 2024.

Menurut Boni, sangat mungkin Gubernur DKI Jakarta itu kembali memainkan strategi politik identitas.

Bagi Boni, ini sangat berbahaya buat Indonesia yang memiliki keragaman suku, agama dan ras.

Untuk itu, Boni berharap Anies bisa mengurangi kemesraan dengan kelompok garis keras di Indonesia.

Awalnya, Boni menyebut Anies Baswedan merupakan satu diantara tokoh potensial di Indonesia, apalagi Partai NasDem telah mengumumkannya sebagai bakal capres di 2024.

Namun, Boni menuturkan sejak 2017 dinamika politik identitas terus menguat hingga saat ini.

"Pak Anies Baswedan salah satu tokoh yang dihasilkan secara sempurna oleh gerakan populis sayap kanan ini," katanya di Jakarta, Sabtu (17/9/2022).

Menurut Boni, akan lebih rumit jika mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia itu maju dalam kontestasi pilpres 2024.

Baca juga: Ada Kekuatan Besar yang Ingin Jegal Langkahnya Jadi Capres, Begini Tanggapan Anies Baswedan

"Kenapa? Karena politik identitas akan menjadi strategi mainstream di dalam pemilu 2024," ujar Boni.

Menurutnya, politik identitas akan menjadi ancaman bagi masa depan bangsa Indonesia.

"Maka kami dengan segala hormat kepada Pak Anies bahwa beliau adalah seseorang yang punya integritas, seseorang yang cerdas, smart dan juga mungkin punya semangat nasionalisme, tetapi terlalu mesra dengan kelompok garis keras," ungkapnya.

Lebih lanjut, Boni Hargens menambahkan kemesraan dengan kelompok garis keras tersebut hingga kini belum bisa dipertanggungjawabkan Anies Baswedan.

Baca juga: Tak Mau Deklarasi Dukung Anies Baswedan Sendirian, PKS Takut Partai Lain Enggak Mau Ikutan

"Sehingga kami menilai majunya Pak Anies nanti di pilpres 2024 sebagai suatu potensi persoalan bagi demokrasi dan ideologi negara kedepan," imbuhnya.

Anies Baswedan sendiri tersenyum sumringah saat tahu namanya berpotensi diusung Partai Demokrat dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved