Bikin Laporan Palsu, Pria yang Mengaku Disekap di Sukabumi Ternyata Bawa Kabur Anak Orang

MF (27) pria asal Cikarang Utara yang membuat laporan palsu dianiaya hingga dibuang di Sukabumi ternyata membawa kabur seorang anak perempuan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Junianto Hamonangan
Ist
MF (27) pria asal Cikarang Utara yang membuat laporan palsu dianiaya hingga dibuang di Sukabumi ternyata membawa kabur seorang anak perempuan. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANGUTARA - MF (27) pria asal Cikarang Utara yang membuat laporan palsu dan mengaku diculik serta dianiaya hingga dibuang di Sukabumi ternyata bermasalah dengan keluarga pacarnya yang berinisial IT.

Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim menceritakan MF dan IT menjalin kasih dan tinggal berdua layaknya pasangan suami istri di sebuah kontrakan di Rengasbandung, Kedungwaringin, tanpa sepengetahuan orang tua IT.

"Bahwa yang sebenarnya itu adalah dia membawa lari gadis orang, inisialnya IT dikontrakkan di Kedungwaringin, Rengasbandung," ucap Mustakim saat dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2022).

Baca juga: Masuk Radar SBY, Partai Demokrat Respon Positif Anies Baswedan Siap Maju Capres

Karena kehabisan uang, IT kembali ke rumahnya yang tak jauh dari kontrakan mereka berdua, sehingga keluarga IT akhirnya mengetahui bahwa selama ini ia kumpul kebo bersama MF.

Hal tersebut memancing amarah keluarga IT. Kemudian pada Rabu (13/9/2022) dini hari lalu, pihak keluarga IT bersama para warga menggeebek keduanya di kontrakan tersebut dan MF dibawa ke kantor RT.

"Setelah itu, karena di situ diketahui bahwa dia itu bukan suami istri ya akhirnya dikeroyok warga," kata Mustakim.

MF lalu pulang ke rumahnya di kawasan Pasir Gombong, Cikarang Utara, setelah satu bulan kabur dari rumah.

Baca juga: Begini Kondisi Kiper Timnas U19 Cahya Supriadi Usai Cedera dan Dilarikan Ambulans

Kemudian ia yang merasa malu mengakui perbuatannya saat ditanyakan penyebab wajahnya yang telah babak belur, lalu mengarang cerita sehingga teman-temannya mendorong MF untuk melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

"Kalo motifnya dia tuh mau menghilangkan apa yang dia lakukan di daerah Kedungwaringin. Mukanya bonyok, ditanyain teman-temannya kenapa. Mengarang lah dia cerita bohong lalu lapor ke polsek kasusnya penculikan," tuturnya.

Meski telah mengakui perbuatannya, MF kini berstatus sebagai wajib lapor dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved