Berita Video

VIDEO: Waspada, Terbiasa Tidur Lebih Dari 8 Jam Orang Dewasa Bisa Terkena Stroke

Kurang tidur memang berpengaruh pada kesehatan, tapi tidur berlebihan juga tidak baik.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM KRAMATJATI -- Apabila Anda salah satu orang yang suka menghabiskan waktu untuk tidur atau kebiasaan tidur terlalu lama, maka berhati-hatilah.

Kurang tidur memang berpengaruh pada kesehatan, tapi tidur berlebihan juga tidak baik.

Dokter spesialis saraf, dr. Nurul Rakhmawati, Sp.N, MARS menuturkan semua orang disarankan untuk tidur setidaknya 6 hingga 8 jam setiap harinya guna menjaga fungsi tubuh yang sehat. Tapi, ada baiknya Anda tidak tidur lebih lama dari itu.

"Tidur juga pengaruh jadi kalau kita kurang tidur atau kelebihan tidur itu tidak boleh, sesuaikan tidur dan bangun tepat waktu, kalau dewasa umumnya 6-8 jam sedangkan orangtua 5-6 jam cukup," ucap perempuan kelahiran di Jakarta itu di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Kecamatan Kramat jati, Jakarta Timur, Selasa (13/9/2022).

Selain itu, tak hanya waktu tidur yang baik pola makan yang sehat juga harus diperhatikan guna mencegah terjadinya stroke.

"Pola makan harus dijaga, kurangi asupan garam, kolesterol cemilan gorengan sesekali tidak apa-apa jangan setiap hari, kurangi makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi misalnya minuman kemasan kalau setiap hari gulanya kan tinggi bisa diabetes. Terus juga hindari merokok, hindari kafein atau makananan yang berkafein terlalu banyak, alkohol juga harus dihindari," ungkap dia.

"Misalkan bisa konsumsi sereal, sayuran, buah-buahan. Contohnya tetap bisa memasak ikan atau daging karenakan kita perlu vitaminnya prosesnya juga jangan digoreng terus bisa mungkin disup, dioseng, jadi tak melulu digoreng," jelas dia.

Dia juga menjelaskan, berolahraga juga sangat penting. "Jadi, kita harus luangkan waktu paling tidak 150 menit per minggu untuk olahraga ringan misalnya jalan kaki cukup, berarti kita bagi per minggu paling 30 menit bisa pagi sore atau olahraganya cukup 120 menit per minggu jika olahraganya berat misalnya aerobik, gym," tambah dia.

Diketahui, dr. Nurul Rakhmawati, Sp.N, MARS lahir di Jakarta, 09 September 1985. Ia merupakan anak kedua dari dua orang bersaudara.

Ia merupakan lulusan Faculty Of Medicine Universitas YARSI (2003-2011), Departemen Neurology FKKMK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dan Kajian Administrasi Rumah Sakit Universitas Indonesia (2020-sekarang). (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved