Pilpres 2024

Legislator PAN Nilai Wacana Jokowi Cawapres 2024 Mereduksi Kewibawaan dan Pertaruhkan Harga Diri

Namun begitu, menurutnya menjadi sebuah keanehan jika seorang presiden maju sebagai calon wakil presiden.

Editor: Yaspen Martinus
dpr.go.id
Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus mengatakan, secara normatif tidak ada yang salah dalam keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang membolehkan presiden dua periode mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus mengatakan, secara normatif tidak ada yang salah dalam keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang membolehkan presiden dua periode mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden.

Guspardi mengatakan, pasal 7 UUD 1945 secara eksplisit hanya menyebutkan Presiden atau Wakil Presiden menjabat lima tahun, dan sesudahnya hanya dapat dipilih kembali selama satu periode dalam jabatan yang sama.

"Artinya, Pak Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa menjadi calon presiden pada Pemilu 2024, karena sudah menjabat selama dua periode."

"Kalau Jokowi maju sebagai calon wakil presiden, secara normatif tidak ada yang dilanggar, dan syaratnya harus diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik," kata Guspardi kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).

Namun begitu, menurutnya menjadi sebuah keanehan jika seorang presiden maju sebagai calon wakil presiden.

Seandainya Jokowi akan maju sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024, kata Gaus, masyarakat akan merasa heran dan mempertanyakan etika politik dan kepemimpinannya.

Baca juga: AKBP Jerry Raymond Siagian Dapat Bantuan Hukum, Napoleon: Saya Tidak Pernah Tuh Dibela Polri

"Pertanyaannya apakah Jokowi mau melakukanya?" Ucap Guspardi.

Legislator asal Sumatera Barat itu menuturkan, jabatan presiden merupakan puncak tertinggi dari karier dalam bernegara, karena merupakan kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Sedangkan wakil presiden merupakan orang nomor dua.

Tradisi ketatanegaraan, kata Guspardi, akan rusak jika orang yang sudah menjabat sebagai presiden dua periode, menjadi wapres.

Baca juga: Pekan Depan Sidang Banding Ferdy Sambo Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Oleh karena itu, Guspardi menilai walau secara aturan tidak ada larangan bagi Jokowi maju sebagai wakil presiden, tetapi secara etika politik kurang elok, dan dari segi etika kempemimpinan sangat tidak pas.

"Sekaligus akan mereduksi kewibawaan, dan membuat harga diri beliau dipertaruhkan," papar anggota Baleg DPR tersebut. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved