Berita Jakarta

Wagub Ariza Saat Dilaporkan Aksi Vandalisme di Tebet Eco Park Tidak Marah

Ahmad Riza Patria menanggapi vandalisme Tebet Eco Park, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Tebet Eco Park, Jakarta Selatan kini menjadi sasaran vandalisme, Selasa (13/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menanggapi vandalisme Tebet Eco Park, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

"Ya jadi kami berharap teman-teman menyalurkan kreativitasnya di tempat yang tepat," ujar pria yang akrab dipanggil Ariza, pada Rabu (14/9/2022) malam.

Saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Ariza mengaku pihaknya tidak marah dengan kejadian tersebut.

Hanya saja ia mengimbau agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di Tebet Eco Park dan tempat-tempat publik lainnya yang ada di DKI Jakarta.

Saat ditanya perihal kemungkinan ditindaklanjuti secara hukum, Ariza hanya berharap kejadian tersebut tidak sampai ke ranah yang berwajib (kepolisian).

Baca juga: Ariza Minta PKL di Tebet Eco Park Patuh dan Mudah Diatur, Jika tak Mau Disikat

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuat Tebet Eco Park untuk dinikmati masyarakat dengan bersantai bersama keluarga.

Namun yang ada malah tembok taman (terbuat dari baja ringan) di situ justru dikotori dengan gambar dan tulisan menggunakan pilok.

Terlihat sepanjang tembok yang terbuat dari seng tersebut ada berbagai macam tulisan seperti Zens, BC 21, Zax 7, dan lain-lain.

Aksi vandalisme itu membuat masyarakat yang berkunjung ke Tebet Eco Park merasa risih, lantaran pelaku sudah mengotori taman bermain tersebut.

Pamdal Tebet Eco Park, Adi mengatakan aksi vandalisme sudah lama terjadi dan tidak diketahui siapa pelakunya.

Baca juga: Kapasitas Pengunjung Tebet Eco Park Bakal Ditambah Secara Bertahap Hingga Mencapai 16.000 Orang

"Saya kurang tahu juga kapannya. Karena kan kami jaga di dalam, yang di luar biasanya Satpol PP," ujar Adi, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, para pelaku vandalisme beraksi saat malam hari, ketika lengah dari pengawasan Satpol PP Jakarta Selatan.

Namun, ketika pihak keamanan sedang berpatroli malam, para pelaku vandalisme tidak terlihat batang hidungnya.

Adi mengaku, pihaknya sudah berusaha menghapus sebagian coretan menggunakan tenner atau memblok dengan cat ulang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved