Berita Jakarta

TGUPP DKI Jakarta Dipastikan Selesai Kontrak Bersama Pensiunnya Anies Baswedan dan Ariza

Masa kerja TGUPP DKI Jakarta akan berakhir pada 16 oktober 2022 bersamaan dengan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub yang selesai

wartakotalive.com, Leonardus Wical Zelena Arga
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membicara TGUPP yang juga akan berakhir pada 16 Oktober 2022 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Masa kerja TGUPP DKI Jakarta atau Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan dipastikan selesai bersamaan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Ahmad Riza Patria purna tugas.

Adapun masa bakti Anies dan Riza bakal berakhir pada 16 Oktober mendatang. 

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wagub DKI Jakarta saat ditemui awak media.

"Ya memang kalau itu kan sesuai dengan ketentuan aturan kan namanya tim TGUPP kan tim untuk melakukan percepatan pembangunan. Ya memang habis, dia juga akan habis masanya," kata Ahmad Riza Patria di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Rabu (14/9/2022). 

Politikus Partai Gerindra itu menyebut, TGUPP berpeluang kembali mengabdi untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Saat Anies Baswedan Lengser, Ini Tugas Pj Gubernur DKI Jakarta Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014

Kendati demikian, hal tersebut tergantung keputusan penjabat gubernur, apakah dibutuhkan atau sebaliknya. 

Kecuali nanti diserahkan kepada Pj gubernur selanjutnya. Apakah merasa perlu adanya TGUPP atau tidak. Atau melalui cara lain, itu kewenangan Pj gubernur," tukasnya. 

Diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyebutkan semua anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta tidak boleh bekerja lagi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Hal tersebut harus dilakukan usai masa jabatan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berakhir pada 16 Oktober 2022 mendatang.

"TGUPP itu harus hilang. Itu yang membuat kacau pembangunan di Jakarta. TGUPP harus selesai tanggal 16 Okober nanti. Selesai semua," ujar Prasetyo saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022). 

Baca juga: Gembong Warsono Menentang Anies Lewat Penolakan Alokasi Anggaran untuk TGUPP

Menurut Prasetyo, banyak gagasan TGUPP yang justru malah merugikan warga DKI Jakarta.

Salah satunya adalah pembangunan serta revitalisasi trotoar yang ternyata memutus tali air.

Prasetyo beranggapan bahwa hal itu mengakibatkan saluran pada tali air terputus dan jalanan menjadi tergenang.

"Ide-idenya banyak yang merugikan. Salah satu contoh yang saya temukan di Kemang, Jakarta Selatan," ujar Prasetyo. (M35)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved