Satu Bulan, Tumpukan Sampah di Pasar Induk Cibitung Panjangnya Capai 10 meter

Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi hingga kurang lebih 10 meter panjangnya itu sudah terjadi selama sebulan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi hingga kurang lebih 10 meter panjangnya itu sudah terjadi selama sebulan. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBITUNG - Tumpukan sampah menggunung terlihat di Pasar Induk Cibitung. Sampah-sampah tersebut diletakkan di area akses pasar hingga kurang lebih 10 meter panjangnya.

Alhasil, bau busuk menyengat tercium dari depan akses pintu masuk menuju Pasar. Air lindi bekas limbah juga berceceran di sekitar lokasi.

Seorang pedagang Agus (45), menjelaskan kondisi tersebut telah terjadi selama satu bulan ini, sejak area pasar mulai direnovasi.

"Sudah sebulanan ini. Awalnya kan ini sampah ditaruh di belakang. Nah sekarang itu lagi direnovasi," ujarnya di lokasi, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Muktamar Al Ittihadiyah Diharapkan Bisa jadi Pemersatu Umat demi Indonesia Maju

Ia menduga bahwa truk-truk pengangkut material sering melewati lokasi di belakang pasar. Alhasil, sampah-sampah dipindahkan ke area samping tak jauh dari pintu masuk.

"Mungkin ya karena lagi ada pembangunan, jalan di belakang buat pintu masuk truk," ungkapnya.

Agus menjelaskan bahwa dalam sehari, biasanya sebanyak 20 truk rajin mengangkut sampah-sampah. Namun sejak pasar direnovasi, hanya segelintir saja truk sampah yang dilihatnya.

Baca juga: Sebut TNI AD Seperti Ormas, MKD DPR RI Anggap Effendi Simbolon Tidak Bersalah

"Biasanya banyak, mungkin 20 truk sehari. Cuma sejak direnovasi paling banyak tiga kali. Makanya menumpuk, apalagi ini sampahnya bukan cuma dari pasar, tapi dari perumahan belakang juga," kata Agus.

Ia berharap agar pengelola bisa segera menyelesaikan masalah tersebut tanpa menggangu proses pembangunan pasar.

"Kami paham kalau memang jadinya lama ngangkut sampah gara-gara renovasi. Kami kan juga mau biar cepet rampung proyeknya. Tapi kalau bisa jangan sampahnya terbengkalai sampai banyak banget kayak gini," keluhnya. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved