TKI TKW Ilegal

Menyedihkan, Ribuan TKI dan TKW Ilegal Pulang dalam Kondisi Sakit hingga Meninggal

Fakta menyedihkan terungkap, ternyata ada ribuan TKI/TKW ilegal yang meninggal dan sakit saat dipulangkan ke Indonesia setiap tahunnya.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
warta kota/gilbert sem sandro
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengungkapkan fakta menyedihkan bahwa ada ribuan TKI/TKW yang sakit dan meninggal saat dipulangkan ke Tanah Air, Rabu (14/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, mengungkapkan data mengejutkan seputar TKI dan TKW.

Ternyata, sebanyak 4.436 orang TKI/TKW yang disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan ke Indonesia dalam kondisi sakit hingga meninggal dunia sejak tahun 2020.

Dari ribuan imigran Indonesia tersebut 95 persen diantaranya merupakan PMI ilegal atau yang berangkat tidak resmi dari Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Benny dalam Focus Group Discussion PMI Merdeka dari Sindikat Ilegal di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

"Dalam dua tahun terakhir ada 1.400 jenazah dan 3.036 PMI dalam kondisi sakit yang kami tangani kepulangannya kembali ke Tanah Air," ujar Benny Rhamdani, Rabu (14/9/2022).

"Sebanyak 95 persen dari PMI yang dipulangkan negara baik dalam kondisi sakit ataupun meninggal dunia itu berangkat dari Indonesia secara tidak resmi," imbuhnya.

Baca juga: Viral TKI di Kamboja Disiksa dan Disetrum sampai Menangis Kesakitan, Begini Tanggapan Kemenlu

Kemudian Benny juga menerangkan, dalam kurun waktu dua tahun terakhir pihaknya berhasil mencegah keberangkatan 2.540 PMI ilegal.

Mayoritas kasus tindak kekerasan yang dialami oleh imigran Indonesia di berbagai negara merupakan PMI ilegal. Dan ribuan kasus PMI ilegal tersebut didominasi oleh kaum perempuan dibanding dengan laki-laki.

Selain itu, para PMI yang berangkat secara ilegal kerap mengalami kekerasan fisik, kekerasan seksual, eksploitasi jam kerja, hingga diperjualbelikan antar majika.

Baca juga: Teh Celli Pastikan TKW Asal Karawang yang Terpapar Omicron setelah Pulang dari Arab Saudi

"Mereka PMI yang tidak resmi ini bisa bekerja sampai 20 jam dibanding yang resmi hanya bekerja selama 8 jam, gaji mereka juga kerap tidak dibayar karena memang terikat dengan perjanjian kerja," kata dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved