Berita Jakarta

Kisruh Pernyataan Suharso Monoarfa Soal Amplop Kyai, Santri Desak Polri dan Jokowi agar Turun Tangan

Sejumlah santri mendesak kepolisian untuk memproses hukum Suharso Monoarfa yang dinilai menista kyai dengan pernyataannya mengenai "amplop kyai".

Editor: Panji Baskhara
ppp.or.id
Sejumlah santri mendesak kepolisian untuk memproses hukum Suharso Monoarfa yang dinilai menista kyai dengan pernyataannya mengenai "amplop kyai". Foto: Suharso Monoarfa 

WARTAKOTALIVE.COM - Kantor DPP Partai Persantuan Pembangunan (PPP), Menteng, Jakarta Pusat didatangi oleh sejumlah santri.

Mereka untuk menyerukan desakan untuk Polri agar memproses hukum dan menangkap eks Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa.

Tuntutan mereka tersebut berdasarkan adanya dugaan Suharso Monoarfa menista kyai mengenai pernyataan soal 'Amplop Kyai'.

"Pernyataan Suharso saat sambutan di KPK pada 15 Agustus lalu sangat menyakiti hati para santri dan lukai kyai."

Baca juga: Kisruh Internal Partai Persatuan Pembangunan Belum Mereda, Suharso Monoarfa Lakukan Perlawanan

Baca juga: Suharso Monoarfa Didemo Lagi, Minta Jokowi Cabut dari Jabatannya Sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas

Baca juga: Suharso Monoarfa Ternyata Sudah Lama Ingin Mundur dari Jabatannya Sebagai Ketua Umum PPP, Kenapa?

"Maka, kami menuntut Polri segera memproses dan menangkap Suharso,” ujar Koordinator Aksi Adrian, di depan DPP PPP, Rabu (14/9/2022).

Berdasarkan pengalamannya, Adrian akui selama ini tak pernah ada kyai yang minta untuk diberi amplop saat ada yang menyambangi pesantren.

Bahkan, jika ada yang memberi amplop kepada kyai hal tersebut dijalankan dengan ikhlas.

“Dengan perkataannya seperti itu, mencerminkan bahwa Suharso sangat jauh dari kyai. Kami mengapresiasi PPP telah memberhentikannya sebagai ketua umum."

"Sebab, Suharso Monoarfa tidak pantas menjadi ketua umum partai yang identik dengan Islam" tegasnya kembali.

Selain menuntut Polri, Adrian sebut massa aksi hari ini juga mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), mencopot jabatan Suharso Monoarfa dari Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Kami meminta Pak Jokowi untuk segera memecat Suharso dari kabinet kerjanya. Suharso yang tidak mengerti cara berterima kasih kepada orang yang telah berjuang persiapkan generasi bangsa (kyai), tak pantas jadi menteri," ujar dia.

Adapun rentetan aksi terus dilakukan massa aksi dari berbagai kalangan buntut ucapan Suharso Monoarfa, terkait amplop kyai.

Walau akibat ucapan itu Suharso Monoarfa diberhentikan sebagai Ketua Umum PPP, massa aksi kembali meminta Suharso Monoarfa untuk diproses hukum dan dicopot dari jabatan menterinya.

Ketua DPP PPP: Tidak Bermaksud Menyinggung Kyai dan Ulama

Beredar sebuah video potongan pidato Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa hingga viral di media sosial (Medsos).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved