Berita Daerah

Antisipasi Penyaluran Dana Bantuan BBM Asal-asalan, Ganjar Pranowo Gandeng BPK: Enggak Boleh Ngawur!

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingatkan jajarannya tidak asal-asalan menyalurkan anggaran dana bantuan BBM.

Editor: Panji Baskhara
istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada acara serah terima jabatan kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, Selasa (13/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingatkan jajarannya untuk berhati-hati dan tidak asal-asalan menyalurkan anggaran.

Apalagi, jelas Ganjar Pranowo, mengenai penyaluran anggaran bantuan terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Sehingga, Ganjar Pranowo pun meminta agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah untuk mengawasi penyaluran bantuan tersebut.

Dinilai Ganjar Pranowo, struktur BPK harus diisi oleh orang-orang yang terbilang ahli dalam mengelola keuangan.

Baca juga: Kalah Telak dengan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan Disebut-sebut Kecil Harapan Menangkan Pilpres 2024

Baca juga: Sejumlah Tokoh Capres di Pilpres 2024 Belum Bisa Mengejar Elektabilitas Ganjar Pranowo, Siapa Saja?

Baca juga: Dieng Culture Festival 2022, Ganjar Pranowo Hingga Sejumlah Musisi Ramaikan Konser Jazz di Atas Awan

Yakni dengan tujuan agar akuntabilitas daerah tetap terjaga dan tidak terjadi kesalahan dalam penghitungan dana-dana kedaerahan.

"Presiden sudah mendorong dana tak terduga bisa digunakan, tetapi kan enggak boleh ngawur dan asal-asalan"

"Ini lah tenaga ahli teknisnya penting menjadi garda terdepan menjaga akuntabilitas daerah," kata Ganjar Pranowo di Kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah, Semarang, Selasa (13/9/2022).

Ia mengatakan, terkait merangkaknya tingkat inflasi di sejumlah daerah seluruh Indonesia, anggaran daerah yang tersedia dan yang akan dikeluarkan harus diawasi agar anggaran yang ada tidak jebol.

Ganjar Pranowo meminta untuk menutup segala potensi-potensi yang memungkinkan terjadi jebolnya anggaran.

Dia juga ingin memastikan tidak ada pihak yang mengambil untung ditengah penyesuaian BBM.

"Persis seperti hari ini kita menangani inflasi, butuh teknis orang yang mengerti dan paham pengelolaan keuangan. Sehingga pintu-pintu yang bikin jebolnya anggaran mesti ditutup," ucap Ganjar.

Dalam kesempatan itu turut disampaikan bahwa seluruh 35 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah telah raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK pada 2022.

Meski begitu, Ganjar Pranowo mengingatkan seluruh kepala daerah untuk tetap mempertahankan prestasi yang telah dicapai dan menjaga integritas.

Kata Ganjar Pranowo, tetap ada catatan perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan daerah.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved