Partai Politik

AHY: Rakyat Merindukan SBY

Awalnya, AHY mengajak para kader Demokrat terus menggelorakan semangat perubahan dan perbaikan.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews/Fersianus Waku
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, rakyat merindukan ayahnya, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, rakyat merindukan ayahnya, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu ia sampaikan dalam pidato pembukaan apat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (15/9/2022).

Awalnya, AHY mengajak para kader Demokrat terus menggelorakan semangat perubahan dan perbaikan.

"Dan kalau rakyat ingin perbaikan dan perubahan, mohon doa restu bagi Partai Demokrat."

"Ini narasi kita. Gelorakan semangat ini sampai 2024 ini. DPD siap? DPC siap? Siap. Bersama-sama kita bisa," kata AHY.

Kemudian, AHY mengatakan rakyat membandingkan kehidupan saat ini dengan era SBY pada 2004 hingga 2014.

Baca juga: 95,83 Persen Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 Belum Memenuhi Syarat, Ini Penyebabnya

Menurut AHY, rakyat merindukan kehidupan saat SBY menjadi presiden.

"Rakyat juga membandingkan kehidupan mereka dulu dan sekarang. Dulu mah begitu, sekarang? Intinya apa? Rakyat merindukan siapa? SBY dengan kepimpinan dari Partai Demokrat."

"Insyaallah. Jangan kecewakan rakyat," paparnya.

Baca juga: Wacana Jokowi Jadi Cawapres 2024, Partai Demokrat: SBY Ditawarkan Tiga Periode Tegas Menolak

AHY membeberkan kerinduan yang dimaksud terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.

Selain itu, lanjut AHY, pendapat per kapita rakyat Indonesia saat itu meningkat hingga 3,5 kali lipat.

"Ini income per kapita,. Artinya masyarakat kita semakin sejahtera saat itu."

"Kita lihat juga angka kemiskinan bagaimana saat itu? 8,6 juta orang keluar dari kemiskinan. Angkanya menurun 5,8 persen. Setiap peningkatan 1 persen pertumbuhan ekonomi akan membuka 2 juta lapangan pekerjaan," beber AHY. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved