Polisi Tembak Polisi

Kapolda Metro Irjen Fadil Imran Bantah Lawan Mabes Polri Karena Beri Bantuan Hukum ke AKBP Jerry

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendukung putusan etik Mabes Polri terhadap AKBP Jerry Siagian terkait kasus Brigadir J

Akun YouTube Kompas TV
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan mendukung sepenuhnya putusan kode etik Mabes Polri yang memecat eks Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jery Siagian dari kepolisian dengan tidak hormat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan pihaknya mendukung sepenuhnya putusan kode etik Mabes Polri terhadap eks Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian yang dipecat dengan tidak hormat karena terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

AKBP Jerry Raymond Siagian terbukti mengaburkan pembunuhan Brigadir J, untuk membantu eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, otak pembunuhan berencana dalam kasus ini.

Karenanya AKBP Jerry Raymond Siagian diberi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat secara tidak hormat karena menutupi sebuah pembunuhan berencana.

"Mendukung sepenuhnya putusan kode etik oleh Mabes Polri. Jadi media salah sebenarnya menangkap. Kami mendukung sepenuhnya putusan kode etik oleh Komisi Kode Etik Mabes Polri. Terkait bantuan hukum, Itu hak yang bersangkutan, hak saudara AKBP Jerry Raymond Siagian untuk melakukan banding," kata Fadil Imran, Rabu (14/9/2022).

Ia mengatakan mengenai pendampingan hukum yang diberikan Polda Metro Jaya terhadap AKBP Jerry Siagian diatur dalam Peraturan Kapolri tentang kode etik dan profesi.

"Terkait perbantuan hukum, itu kan aturan di dalam peraturan kapolri tentang kode etik profesi. Dimana setiap anggota memiliki hak untuk didampingi. Itu poinnya. Jadi siapapun dalam memperoleh keadilan, ada hak salah satunya adalah memperoleh pendampingan hukum," kata Fadil.

Baca juga: ANEH, Polda Metro Beri Bantuan Hukum ke AKBP Jerry Siagian yang Dipecat akibat Kasus Brigadir J

Hal itu menurut Fadil tidak berarti pihaknya melawan putusan Mabes Polri.

"Bukan berarti Polda Metro Jaya melawan keputusan Mabes Polri. Enggak Ya, kami mendukung penuh putusan kode etik Mabes Polri," kata Fadil.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan Polda Metro Jaya siap memberikan bantuan hukum untuk eks Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Raymond Siagian usai dipecat dari Polri terkait kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dalam sidang etik di Mabes Polri beberapa waktu lalu.

Baca juga: Bunuh Brigadir J, Ferdy Sambo Diduga Psikopat

"Polda Metro Jaya sebagai Polda di mana yang bersangkutan pernah berdinas, walaupun sudah ada TR pemindahan menjadi Pamen Yanma Mabes Polri," kata dia.

"Tetapi Polda Metro Jaya akan siap memberikan bantuan hukum, manakala yang bersangkutan membutuhkan dalam proses selanjutnya," lanjut Zulpan.

Selain itu, ia menuturkan terkait keputusan banding yang diajukan AKBP Jerry, Polda Metro Jaya menyerahkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan.

"Adanya putusan PTDH yang dijatuhkan kepada mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya, saudara Jerry Siagian dalam hal ini sikap Polda Metro Jaya adalah mengembalikan kepada yang bersangkutan," ujarnya.

"Karena dalam putusan tersebut, juga ada hak untuk menyampaikan banding dan sebagainya," sambung Zulpan.

Baca juga: Uji Konsistensi, Bareskrim Cecar 20 Pertanyaan ke Bripka RR terkait Kematian Brigadir J

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved