Berita Nasional

Dukung Presiden Jokowi Berantas Mafia Tanah, AMBAT Ajak Generasi Muda Ikut Berperan Aktif

Swangro mengajak masyarakat untuk tidak menjual tanahnya melainkan memanfaatkan tanah untuk aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Puluhan anggota Aliansi Masyarakat Berantas Mafia Tanah saat deklarasi belum lama ini. AMBAT berkomitmen mendukung pemerintah dalam pemberantasan mafia tanah yang merugikan masyarakat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Aliansi Masyarakat Berantas Mafia Tanah (AMBAT) mendukung pernyataan tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas mafia tanah.

AMBAT meminta institusi pemerintah seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kepolisian, dan Kejaksaan dapat segera menindaklanjuti sikap tegas Presiden.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan kepada seluruh jajarannya, terutama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk serius dalam memberantas mafia tanah.

Menurutnya, mafia tanah hanya akan menyulitkan masyarakat dalam mengurus sertifikat.

“Kalau masih ada mafia yang main-main silakan detik itu juga gebuk. Ini meruwetkan ngurus sertifikat. Tidak bisa kita biarkan rakyat tidak dilayani urus sertifikat, setuju enggak?” ujar Presiden dalam sambutannya saat menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat di Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Senin, 22 Agustus 2022 lalu

Baca juga: Kasus Ferdy Sambo Diharapkan Tidak Hambat Pemberantasan Mafia Tanah

Koordinator Nasional AMBAT, Theo Cosner menyampaikan bahwa tanah adalah aset penting bagi manusia.

Menurutnya, banyak persoalan tanah yang terjadi, salah satunya terkait kepemilikan tanah.

"Banyak mafia menjadikan tanah sebagai bisnis hitam untuk kepentingan pribadi. Padahal kepemilikan tanah ini penting untuk jaminan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat," kata Theo Cosner dalam siaran persnya, Rabu (14/9/2022)

Lebih lanjut, Theo menilai keberadaan mafia tanah sering merugikan rakyat marjinal dan masyarakat adat. Tanah komunal ataupun tanah adat pun bisa dijadikan tanah pribadi oleh mafia tanah untuk keuntungan sendiri.

Oleh karena itu, Theo mengajak generasi muda menjadi jembatan kepada rakyat kecil untuk memberikan edukasi dan advokasi terkait kepemilikan tanah.

Baca juga: DPP KNPI Dukung Hadi Tjahjanto Berantas Mafia Tanah yang Kerap Rugikan Rakyat Kecil

"Mendukung pernyataan Presiden Jokowi, kita dukung pemerintah untuk menggebuk mafia tanah. Selamatkan tanah kita dari segelintir mafia tanah. Kami harapkan Kementerian ATR/BPN, Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan dapat menindaklanjutinya di setiap daerah," ujar Theo Cosner menegaskan.

Selain itu, Theo berharap generasi muda ikut serta untuk menggebuk mafia tanah.

Menurutnya hal itu harus dan bisa dimulai dari daerah masing masing.

Theo Cosner meminta agar pemerintah membuat wadah khusus untuk membersihkan instansi pemerintah terkait dari mafia tanah.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved