Pascakebakaran, Gudang JNE Dipasangi Garis Polisi dan Tembok yang Roboh Dievakuasi

Gudang JNE Express yang terbakar di Jalan Pekapuran Raya, Kota Depok dipasangi garis polisi dan tembok yang roboh dan tutup akses warga dievakuasi.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Cahya Nugraha
Gudang JNE Express yang terbakar di Jalan Pekapuran Raya, Kota Depok dipasangi garis polisi dan tembok yang roboh dan tutup akses warga dievakuasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Tembok belakang Gudang JNE Express di Jalan Pekapuran Raya, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat yang sempat roboh dan menutup akses warga karena musibah kebakaran kemarin kini mulai dilakukan normalisasi. 

Sementara itu area gudang yang menjadi titik pertama kali api muncul, tepatnya berada di sisi Timur gudang juga kini telah terpasang garis polisi. 

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos mengatakan pihaknya masih menyiagakan mobil pemadam kebakaran di sekitar lokasi kejadian. 

Ada sebanyak 3 mobil damkar dari wilayah Jakarta Timur disiagakan di dalam SPBU Pekapuran yang letaknya tidak jauh dari Gudang JNE, tepatnya di Jalan Raya Bogor untuk langkah antisipasi api menyebar ke SPBU. 

Baca juga: VIDEO : Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Gudang JNE Depok

Terpisah, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melalui manajemennya buka suara terkait insiden kebakaran yang terjadi di salah satu gudang perusahaannya. 

"Sehubungan dengan terjadinya musibah kebakaran Gudang JNE Cimanggis yang berlokasi di Jalan Pekapuran, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat kami menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya musibah, khususnya kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian," ujar manajemen melalui keterangan resminya, Senin (12/9/2022). 

Saat ini pihak manajemen JNE masih melakukan upaya investigasi mendalam terkait penyebab insiden kebakaran ini bersama dengan aparat kepolisian. 

Baca juga: 200.000 Produk Eiger dari Shopee dan TikTok Hangus Terbakar Akibat Kebakaran Gudang

JNE juga berkomitmen akan melakukan proses ganti rugi terhadap barang-barang pesanan para pelanggan yang terdampak akan musibah tersebut.

Diketahui dalam insiden tersebut setidaknya 17 mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan dari Kota Depok, Bogor dan DKI Jakarta. 

Ada juga terkait dengan penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh isinya, diduga terjadi akibat korsleting listrik di dalam gudang JNE. 

Sementara itu menurut saksi mata yang ada di tempat kejadian menyebutkan, api mulai merambat dari bagian sisi timur gudang JNE diawali suara ledakan yang cukup keras. (M33)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved